Pekalongan Akan Bangun Pusat Informasi Budaya Batik dengan Dana Rp 9 Miliar
Laporan Harian Semarang
Jumat, 01 Mei 2015, 13:11:00 WIB
Jumat, 01 Mei 2015, 13:11:00 WIB
Pekalongan, Harianjateng.com – Dalam rangka memberikan edukasi dan juga informasi terkait dengan sejarah batik kepada masyarakat, Pekalongan akan bangun Pusat Informasi Budaya Batik (PIBB) dengan dana Rp 9 miliar yang digawangi oleh Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah. Basyir Achmad Wali Kota Pekalongan pada Jumat (1/5/2015) menjelaskan bahwa PIBB akan dibangun di kompleks Gedung Olah Raga (GOR) Jetayu.
“Kami akan geser keperuntukan GOR Jetayu menjadi kawasan budaya dan kesenian daerah. Melaui master plan yang dibuat Badan Pengkajian dan Penerapan Tehnologi, rencanannya GOR Jetayu akan dibuat menjadi PIBB,” ujar dia, di Pekalongan. (Baca juga: Batik Indonesia Sudah Diakui UNESCO pada 2009)
Apa yang dicanangkan Pemkot Pekalongan merupakan salah satu gerakan yang harus didukung. Sebab, hal itu semakin meneguhkan bahwa Pekalongan adalah Kota Batik. Apalagi, saat ini muncul berbagai isu bahwa banyak duplikasi batik yang asli dan khas Pekalongan yang diklaim karya orang lain. Untuk itu, jika ada PIBB, masyarakat akan semakin cinta batik dan tahu sejarah dan spirit batik Pekalongan.
Selain akan dibangun lapangan tenis dalam ruangan, rencananya, PIBB tersebut akan diperuntukkan pentas seni dan kebudayaan. “Kami akan memfokuskan kawasan Jalan Jatayu sebagai PIBB, apalagi di sekitar lokasi itu juga sudah ada Museum Batik Pekalongan,” ujar Walikota Pelakongan.
Melalui Ketua Dewan Perwakilan Daerah Irwan Guswan, Walikota Pekalongan menjelaskan Pemkot sudah mengajukan proposal pembangunan gedung tersebut sekitar Rp9 miliar kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). “Pada 2015, melaui APBD, pemkot menyediakan dana sekitar Rp3 miliar untuk pembangunan tahap awal,” lanjut dia.
Melalui Ketua Dewan Perwakilan Daerah Irwan Guswan, Walikota Pekalongan menjelaskan Pemkot sudah mengajukan proposal pembangunan gedung tersebut sekitar Rp9 miliar kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). “Pada 2015, melaui APBD, pemkot menyediakan dana sekitar Rp3 miliar untuk pembangunan tahap awal,” lanjut dia.
Upaya yang dilakukan Pemkot Pekalongan ini sangat positif sebagai upaya mengembalikan rasa cinta dan budaya masyarakat Pekalongan terhadap batik. Apalagi, di PIBB nanti ada ruang untuk pertunjukan seni dan budaya yang didedikasikan untuk mengangkat budaya-budaya lokal, terutama yang mengangkat potensi batik.
Kami berharap, ujar dia, pembangunan PIBB ini, nantinya bisa dilanjutkan oleh wali kota periode mendatang karena sebentar lagi juga akan dilaksanakan pilkada. (Red-Harian Jateng/HJ56/Ant/Foto: Tempo).
Simak Berita Terbaru kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Beritasenayan.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029Vb6YBle1iUxbP8FEoT3I. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita terkait
Prabowo Bilang KDMP Ada, Fix Tak...
21 Juli 2026, 10:30:31
Gus Rozin Siap Maju Jadi Calon...
15 Juli 2026, 21:09:44
Dari Pemikiran Sumitro Djojohadikusumo ke Prabowonomic
13 Juli 2026, 12:57:05
Tim Pengabdian UNNES Gelar Edukasi Parenting...
9 Juli 2026, 08:36:43
Awasi Pleno PDPB TW II, Masukan...
8 Juli 2026, 16:17:03
Wisuda ke-32 INISNU, Rektor Laporkan Lonjakan...
7 Juli 2026, 16:01:44
Berita Terbaru
Prabowo Bilang KDMP Ada, Fix Tak...
11 jam yang lalu
Saat Kedaulatan Ekopol Kita Rentan
3 hari yang lalu
Mohammad Hatta: Keheningan dan Kesetiaan
5 hari yang lalu
