Pasokan Menipis, Harga Duku Palembang di Rembang Melangit
Laporan Harian Semarang
Kamis, 07 Mei 2015, 02:38:00 WIB
Kamis, 07 Mei 2015, 02:38:00 WIB
Rembang, Harianjateng.com – Dikarenakan pasokan menipis, harga Duku Palembang di Rembang melangit. Harga duku Palembang yang dijual di Kabupaten Rembang yang awalnya Rp 7000 sampai Rp 8000 per kilogram, saat ini harganya memang menakjubkan, karena per kilogramnya dijual dengan Rp 13000 hingga harga Rp 15000.
Yoso (45) penjual duku Palembang di sekitar Kota Rembang mengakui saat ini stok dan pasokan duku Palembang berkurang dan harganya sangat tinggi. “Ini kami jual Rp 15000 saja untunganya cuma dikit,” beber dia, di Rembang, kemarin. Pria tersebut mengakui, karena pasokan menipis, maka pedagang duku Palembang pun ikut menipis. (Baca juga: Makam RA Kartini di Rembang Diusulkan Jadi Wisata Edukasi Jateng).
Dua bulan kemarin, kata Yoso, banyak sekali pedagang duku Palembang di Rembang. Tak heran, kata dia, saat pasokan duku Palembang banyak, harga duku Palembang di Rembang, harga duku Palembang di Blora, harga duku Palembang di Pati, harga duku Palembang di Kudus, Jepara, Demak dan sebagainya sangat murah. “Kalau bulan-bulan kemarin ya cuman Rp 7000 sampai Rp 8000 saja,” beber dia.
Akan tetapi, meskipun harga duku Palembang saat ini mahal, namun menurut Yoso masih banyak pembeli, terutama untuk oleh-oleh. “Yang sering beli ya biasanya orang Rembang sendiri, juga warga Blora dan Cepu yang lewat sini. Orang Pati juga ada,” ungkap pedagang duku Palembang tersebut.
Suyatmi (56) pembeli dari Lasem Rembang mengakui harga duku Palembang yang dijual di Rembang saat ini mahal. “Biasanya cuma Rp 7000 kok ini sudah Rp 15000 yang bagus, kana mahal sekali,” ujar penjual ikan tersebut. Yatmi mengaku, meskipun mahal akan tetapi duku Palembang masih banyak yang membelinya.
Kalau buah salak, kata dia, jeruk, apel kan mudah carinya. “Tapi kalau duku Palembang itu musiman, jadi sekali ada ya harus beli kalau mau menikmatinya. Karena tidak bisa diperolah tiap hari,” pungkas dia. (Red-HJ45/Foto: Harian Jateng).
Simak Berita Terbaru kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Beritasenayan.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029Vb6YBle1iUxbP8FEoT3I. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita terkait
Wagub NTB Tampung Aspirasi Ketua ISMA...
13 Mei 2026, 01:02:12
IRT Ngadu ke MK, Tak Terima...
7 Mei 2026, 14:41:26
Tidak Ada Sisa Kuota Internet Hangus!...
6 Mei 2026, 14:55:40
Heboh Soal Langganan Video Conference 5,7...
28 April 2026, 13:35:47
Keterlambatan Pesawat Bisa Digugat di Pengadilan,...
23 April 2026, 13:11:01
Gerakan Herbal dan Rempah Nasional Dideklarasikan,...
20 April 2026, 15:40:34
Berita Terbaru
Trajektori Ekonomi Pasar dan Krisis Kesejahteraan
2 hari yang lalu
Dorong Kemandirian Ekonomi Mahasiswa, HMI Cabang...
3 hari yang lalu
Mlaku Lampah “Jejak Rasa Dari Ladang”...
4 hari yang lalu