Petani Pemalang Masih Pakai Kerbau untuk Membajak Sawah
Jumat, 07 Agustus 2015, 06:35:00 WIB
![]() |
| Petani Randudongkal Pemalang saat membajak sawah |
Pemalang, Harian Jateng – Meskipun kondisi musim kemarau, akan tetapi beberapa daerah di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah masih bisa menanam padi dan saat ini sedang mempersiapkan tanam padi, salah satunya di daerah Randudongkal, Pemalang, Jateng.
Uniknya, petani Pemalang masih memakau tenaga kerbau untuk membajak sawah. “Ya ini masih pakai kerbau, biasanya juga sapi untuk ngluku (red-membajak) sawah,” ujar Rasdi (55) petani asal Randudongkal, Pemalang, Jumat (7/8/2015) kepada Harian Jateng. Dari kegiatan bertani tersebut, hampir semua aktivitas masih menggunakan alat-alat tradisional.
Menurut penuturan Rasdi, ngluku atau membajak sawah di hampir semua desa di Randudongkal Pemalang masih menggunakan tenaga kerbau dan sapi. “Ya ada sebagian sudah pakai mesin traktor, tapi kalau yang tradisional masih memakai kerbau,” ujar dia.
Tak hanya untuk membajak, namun petani setempat saat memanen padi dan kegiatan lain juga masih menggunakan alat-alat tradisional. (Red-HJ68/Foto: Ida Widi/Harian Jateng).
Berita terkait
Dorong Kemandirian Ekonomi Mahasiswa, HMI Cabang...
Mlaku Lampah “Jejak Rasa Dari Ladang”...
Malam Papringan Tedhak Rasa, Gala Papringan...
Tingkatkan Kepercayaan Diri Remaja Pasar Papringan,...
Golkar Jateng Bangga Lagu ‘MBG Mas...
Program Dokter Spesialis Keliling Layani Ribuan...
Berita Terbaru
Kita, Juni dan Pancasila
Mumpuni dan Visioner, Jateng Dukung Penuh...
