Syarat Lulus, Mahasiswa Unissula Wajib Isi Raport Kesehatan Gigi
Jumat, 02 Oktober 2015, 04:05:00 WIB
![]() |
| Dekan FKG Unissula saat menunjukkan buku Rapor Kesehatan Gigi |
Semarang, Harian Jateng – Sebagai syarat akademik, mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang diwajibkan mengisi Raport Kesehatan Gigiku sebagai syarat kelulusan.
Hal itu disampaikan drg. Suryono SH, MM, Ph.D, Dekan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unissula dalam acara Media Briefing, Kamis (1/10/2015) di ruang direksi Rumah Sakit Islam Gigi dan Mulut (RSIGM) Sultan Agung Semarang dalam rangkaian Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) tahun 2015 yang dilaksanakan di RSIGM Sultan Agung Semarang.
Seperti diketahui, Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) tahun 2015 untuk di Kota Semarang dirayakan di Unissula yang disentralkan di RSIGM Sultan Agung Semarang yang resmi dibuka pada Kamis 1 Oktober 2015 yang digagas oleh Unilever, Pepsodent, Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan juga Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI).
Baca juga: BKGN 2015 di Semarang Resmi Dibuka.
Menurut Suryono, hasil pelayanan kesehatan gigi BKGN 2014 di Unissula, mencatat bahwa tindakan pencabutan gigi dilakukan kepada 321 pasien dan penambalan gigi kepada 403 pasien, sedangkan pembersihan karang gigi kepada1.203 pasien.
Sebagai antisipasi dan juga kontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut masyarakat Jawa Tengah, FKG Unissula bersama Rumah Sakit Islam Gigi dan Mulut (RSIGM) Sultan Agung Semarang pada tahun ini melakukan pendampingan kesehatan gigi oleh mahasiswa FKG kepada masyarakat melalui program Raport Kesehatan Gigiku.
“Melalui program tersebut diharapkan setiap mahasiswa mampu membimbing dan mendampingi kesehatan gigi dan mulut minimal satu orang warga selama jangka waktu menjadi mahasiswa FKG Unissula,” beber Suryono di depan awak media.
Menurut dia, buku tersebut semacam buku seperti buku bimbingan skripsi. “Ya kalau tidak lengkap, nanti gak bisa yudisium, kalau gak bisa yudisium ya gak bisa lulus,” ungkap dokter gigi tersebut.
Dekan FKG Unissula tersebut juga menjelaskan, bahwa program Raport Kesehatan Gigiku tersebut baru dilaksanakan tahun ini.
“Program ini baru kami laksanakan tahun 2015 ini,” ungkap Suryono yang juga didampingi drg. Ratu Mirah Afifah GCClinDent, MDSc, Head of Professional Relationship Oral Care, PT Unilever Indonesia Tbk.
Untuk ketiga kalinya, tahun 2015 ini, FKG Unissula dan RSIGM bekerjasama dengan Unilever dan AFDOKGI dan PDGI kembali mengadakan pemeriksaan dan perawatan gigi gatis dalam rangkaian BKGN tersebut.
drg Ratu Mirah dalam pemaparannya juga mengajak masyarakat untuk hidup sehat dengan selalu menjaga kesehatan gigi.
“Kalau mau sehat, jangan periksa saat gigi sudah parah,” ungkap perempuan tersebut dalam Media Briefing yang dihadiri segenap media di Semarang, seperti Radio Imelda, Wawasan, Kedaulatan Rakyat, Harian Semarang, Harian Jateng, Suara Merdeka, Radar Semarang, dan lain sebagainya. (Red-HJ55/Foto: Harian Jateng).
Berita terkait
Dorong Kemandirian Ekonomi Mahasiswa, HMI Cabang...
Mlaku Lampah “Jejak Rasa Dari Ladang”...
Malam Papringan Tedhak Rasa, Gala Papringan...
Tingkatkan Kepercayaan Diri Remaja Pasar Papringan,...
Golkar Jateng Bangga Lagu ‘MBG Mas...
Program Dokter Spesialis Keliling Layani Ribuan...
Berita Terbaru
Kita, Juni dan Pancasila
Mumpuni dan Visioner, Jateng Dukung Penuh...
