Butik Ina Priyono Semarang Pamerkan Muslim Wedding Dress
Selasa, 06 Oktober 2015, 14:56:00 WIB
![]() |
| Tiga model saat memakai batik di Butik Ina Priyono, Selasa (6/10). |
Semarang, Harian Jateng – Butik Ina Priyono Semarang pamerkan gaun terbaru mereka berkonsep Muslim Wedding Dress. Berjumlah 40 gaun pengantin muslim rancangan Ina Priyono siap dipamerkan. Acara yang diselenggarakan di Butik Ina Priyono beralamatkan di Jl. Sriwijaya No. 7-8 Ruko 8G Semarang, dihadiri 60 tamu undangan, Selasa sore (6/10/2015).
Pengunjung yang menghadiri adalah undangan yang sebagian besar berprofesi sebagai Penata Rias Pengantin. Ina mengungkapkan bahwa pengantin memiliki pilihan dalam menentukan pakaian yang akan dikenakan, dan salah satunya adalah gaun.
Wanita yang dulunya pernah menjadi seorang PNS (Pegawai Negeri Sipil) ini juga dibantu oleh 4 asistent desainer yang bekerja sama dalam mengembangkan butiknya.
“Gaun yang kami rancang hanya diproduksi sebanyak satu buah” kata Ina kepada Harian Jateng.
Gaun pengantin Muslim mulai dibandrol dengan harga 5 juta per gaun, tergantung model dan kain yang digunakan. Tidak hanya penjualan gaun pengantin saja, tetapi Butik Ina Priyono juga menyewakan gaun dengan model yang berbeda – beda.
Butik yang berdiri sejak tahun 2012 ini kini menjadi pilihan para pengantin untuk merancang gaun pengantin mereka. Adanya Gathering Wedding ini turut memperkenalkan desain terbaru yang berkonsep muslim kepada para Penata Rias yang juga mitra bisnis dari butik Ina Priyono. Tak hanya itu, beberapa perancang busana juga terlihat menghadiri acara tersebut.
“Acaranya bagus, dan gaun yang dipamerkan juga desain baru, biasanya juga banyak promo tiap bulannya, jadi saya tertarik” ungkap Nita, salah seorang Penata Rias yang juga merupakan tamu undangan.
Sebagai pemiliki butik, Ina Priyono juga pernah bergabung dalam Asosiasi Perancang Mode Indonesia (APMI) pada tahun 2010, yang masuk pada divisi rancangan muslim. Dan sejak saat itu pula, Ina mulai berinovasi mengenai gaun pengantin khususnya yang berkonsep muslim. Ina juga mengatakan bahwa animo masyarakat menanggapi positif mengenai rancangannya.
Salah satunya produk yang diberi nama Latisya, berupa pakaian anak muda laris dipasaran. Ina berharap bahwa rancangannya akan selalu diminati masyarakat, bahkan sampai ke luar Pulau Jawa. (Red-HJ44/Foto: Nur Sovy/Harian Jateng).
Berita terkait
Dorong Kemandirian Ekonomi Mahasiswa, HMI Cabang...
Mlaku Lampah “Jejak Rasa Dari Ladang”...
Malam Papringan Tedhak Rasa, Gala Papringan...
Tingkatkan Kepercayaan Diri Remaja Pasar Papringan,...
Golkar Jateng Bangga Lagu ‘MBG Mas...
Program Dokter Spesialis Keliling Layani Ribuan...
Berita Terbaru
Kita, Juni dan Pancasila
Mumpuni dan Visioner, Jateng Dukung Penuh...
