Yuliana Ulfatun, Aktivis Cantik yang Ingin Jadi Politisi dan Model

Laporan Harian Semarang
Rabu, 14 Oktober 2015, 08:29:00 WIB



Yuliana Ulfatun.

Bagi Yuliana Ulfatun, aktif di dunia organisasi mahasiswa dan modeling adalah hal menantang. Sebab, perempuan yang akrab disapa Lia ini bercita-cita ingin menjadi politisi dan juga model hijab.

Yuliana Ulfatun, adalah salah satu mahasiswi jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (Fakdakom) UIN Walisongo Semarang yang saat ini duduk di semester 7.
Perempuan kelahiran Banjarnegara tersebut, saat ini aktif di berbagai organisasi kampus, baik intra maupun ekstra.

Dengan niat dan cita-citanya, Lia, sapaannya, kini bermimpi ingin menjadi politisi dan juga model hijab. Bahkan, perempuan asal Petambakan, RT 2 RW 1 Madukara, Banjarnegara ini, juga mengaku ingin menjadi desainer.

Pasalnya, beberapa baju yang ia kenakan, terbukti adalah hasil desainnya sendiri. Untuk menopang cita-citanya tersebut, Lia pun kini harus mengatur waktu untuk aktif bahkan pro aktif di organisasi dan tak lupa di dunia modeling.

Tergoda Aktif di Organisasi
“Kalau disuruh milih jadi model atau aktivis memang susah. Karena berproses di organisasi kampus itu penting, soalnya ilmu di kampus itu kurang,” ungkap perempuan kelahiran Banjarnegara 13 Juli 1994 tersebut kepada Harian Jateng, Rabu (14/10/2015).

Lia yang juga lulusan MI Muhammadiyah Petambakan Banjarnegara tersebut mengakui, aktif di dunia organisasi memang banyak manfaatnya.

Jadi, lanjut dia, saya harus pintar-pintar mencari ilmu di luar kuliah. “Ya di organisasi intra dan ekstra saya berproses,” papar perempuan yang pernah menjadi juara di bidang kaligrafi tersebut.

Di dunia organisasi, ia memang sepenuh hati terjun ke sana. Terbukti, Yuliana aktif menjadi pengurus Himpunan Mahasiswa Jurusan KPI Fakdakom UIN Walisongo Semarang, kemudian pengurus BEM Fakdakom UIN Walisongo Semarang Divisi Pengembangan Intelektual Mahasiswa.

Ia juga menjadi Bendahara Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakdakom UIN Walisongo Semarang dan juga Sekretaris Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Dakwah UIN Walisongo Semarang.

“Saat ini saya juga aktif menjadi pengurus PMII Komisariat Walisongo Semarang di lembaga KOPRI,” ungkap dia.

Dunia yang penuh tantangan, juga lapangan kerja yang sulit dicari, menjadikan Lia aktif di organisasi untuk menempa diri dan menambah ilmu selain yang didapat dari bangku kuliah.

Tertarik Jadi Politisi dan Model

Lia saat mengenakan hijab menarik.

Ditanya soal jadi dosen atau cita-cita jadi politisi, ia pun menjawab ingin jadi politisi di bidang eksekutif. “Saya lebih tertarik jadi politisi. Kalau di dunia modeling, kan berawal dari suka foto-foto gaya hijab, kemudian juga style,” beber dia.

Pihaknya juga mengatakan, tertarik dengan mendesain baju-baju yang nyaman untuk dipakai.

“Kalau diberi kesempatan setelah lulus S1 nanti, saya ingin melanjutkan sekolah desainer,” beber dia.

Beberapa baju yang ia kenakan, menurutnya juga hasil desainnya sendiri.

Dunia modeling, menurut dia, juga hijabers dan fotografi memang ia sukai, akan tetapi bagi perempuan lulusan MTs Muhammadiyah Petambakan Banjarnegara tersebut, fotografi hanya menjadi pelengkap.

“Jadi antara modeling dan aktif di organisasi harus seimbang,” tandas alumnus MAN 2 Banjarnegara tersebut.

“Dulu saya aktif hunting foto model hijab, tapi sekarang jarang karena padat aktivitas,” ungkap dia kepada Harian Jateng. Sampai sekarang, Lia mengaku masih sering hunting, terutama dengan senior-senior di kampus.

Usai lulus kuliah nanti, pihaknya juga mengatakan ingin terjun ke dunia politik sebagai wadah pengabdiannya. Bahkan, ia pun bertekad akan pulang kampung membangun desanya.

“Ya rencananya nanti pulang kampung, dari desa bangun desa,” pungkas dia.  (Red-HJ44/Foto: YU).