Lina Wahyuni, Model Cantik asal Pati yang Perjuangkan Hijab
Senin, 19 Oktober 2015, 04:31:00 WIB
![]() |
| Lina Wahyuni. dok-pribadi. |
Bagi Lina Wahyuni, menjadi model tidak sembarangan, karena harus menjaga etika dan memiliki karakter. Apalagi, menjadi model hijab yang dituntut tampil elegan dan mengikuti perkembangan zaman dan tren hijab.
Perempuan kelahiran Pati, 28 Februari 1993 tersebut, kini menekuni dunia modeling dan memperjuangkan karakter hijab di tengah gempuran globalisasi.
“Yang paling penting bagi saya jadi model itu adalah karakter, salah satunya ya pakai hijab, saya memegang teguh prinsip itu,” ujar Lina kepada Harian Jateng, Senin (19/10/2015) di Sampangan, Semarang.
Lina Wahyuni adalah salah satu model hijab yang kini sedang menempuh studi di Jurusan Farmasi Fakultas Farmasi Universitas Wahid Hasyim Semarang.
Perempuan berparas cantik ini mengaku, ia suka dan sudah mendalami dunia modeling sejak lulus SMA. Alumnus MI Mitahul Huda Pati ini juga menegaskan, bahwa menjadi model itu tidak semudah yang dibayangkan oleh publik.
Dengan latar belakang pendidikan Islam, Lina justru tertarik membumikan hijab di tengan gempuran globalisasi. Lulusan MTs Menahijul Ulum Cluwak, Pati ini juga mengakui, bahwa menjadi model harus tetap menjadi etika dan kesopanan.
“Saya tidak mau terbuka, hal itu harus dipegang teguh,” ujar alumnus MAN 2 Pati tersebut.
Perjuangkan Hijab
Perempuan asal Cluwak, Kabupaten Pati ini juga mengatakan, awal kali terjun ke dunia modeling berawal dari tawaran seorang.
“Awalnya memang suka menekuni dunia entertainment, dulu ada yang nawarin, terus dicoba aja, terus malah banyak yang nawari dan banyak job sampai sekarang,” jelas Lina.
Menurut dia, untuk mempertahankan persaingan di dunia modeling, Lina juga memiliki trik bahwa seorang model harus memiliki “karakter” tersendiri dan tidak ikut-ikutan tren.
“Kalau untuk bisa bertahan, ya harus punya cirri khas, makanya saya harus berjilbab, karena itu karkakter saya,” papar mahasiswi cantik tersebut.
Memang benar, bahwa selama ini banyak para model pemula memakai jalan pintas agar bisa segera terkenal dan banyak job. Akan tetapi, hal itu ditolak Lina, karena ia memagang teguh dan memperjuangkan hijab di tengah westernisasi seperti ini.
Bahkan, Lina pun setuju bahwa dengan melalui modeling, bisa menjadi wahana dakwah untuk mengajak perempuan yang belum berhijab, agar berhijab.
Ia pun sepakat, bahwa dengan hijab, seorang perempuan akan tambah cantik dan lebih elegan dipandang. Buktinya, saat ini sudah banyak artis yang mulai berhijab dan nyaman dengan hijab yang mereka kenakan.
“Kalau menurut saya, jadi model itu memang gak harus cantik. Namun harus punya attitude, dlakukan dengan sungguh-sungguh, juga punya karakteristik, style menarik saat di depan kamera,” beber dia.
Ukir Prestasi
Meskipun saat ini Lina sibuk kuliah dan duduk di semester 5, ia pun tetap merajut masa depannya dengan pandai membagi waktu. “Saya sih inginnya jadi artis yang multitalenta,” akunya kepada Harian Jateng.
Padahal, awalnya, ia mengaku dapat tentangan dari orang tua. Akan tetapi, setelah ia menyabet beberapa kejuaraan, orang tuanya pun berbalik arah dan mendukung dirinya.
“Pertama ortu nggak mendukung, tapi saya diam-diam ikut lomba, akhirnya malah menang, nah dari situ ortuku malah mendukung,” imbuh dia.
Ia mengatakan, pernah mendapat Juara I dalam Kontes Hijab di Surabaya tahun 2014 lalu. Kemudian, ia juga mendapat Juara I dalam Lomba Kontes Jilbab di Surakarta tahun 2014.
Ia juga mengakui pernah ikut kontes jilbab tingkat nasional, namun karena halangan akademik, ia pun harus memilih tanggung jawab akademiknya. Dalam waktu dekat, ia juga akan ikut lomba Putri Batik, dan ia berharap agar menang.
Ke depan, ia juga akan mengembangkan bakat modellingnya tersebut usai lulus kuliah, baik di kota kelahirannya yaitu Pati atau pun di Semarang.
Sebagai perempuan asli Pati, Lina pun juga sering mengampanyekan local wisdom khas Pati. Seperti wisata Pati, kuliner dan budaya Pati. “Ya sering sih, terutama wisata Pati, kuliner Pati,” ungkap dia. (Red-HJ44/Foto: LW/Harian Jateng).
Berita terkait
Dorong Kemandirian Ekonomi Mahasiswa, HMI Cabang...
Mlaku Lampah “Jejak Rasa Dari Ladang”...
Malam Papringan Tedhak Rasa, Gala Papringan...
Tingkatkan Kepercayaan Diri Remaja Pasar Papringan,...
Golkar Jateng Bangga Lagu ‘MBG Mas...
Program Dokter Spesialis Keliling Layani Ribuan...
Berita Terbaru
Kita, Juni dan Pancasila
Mumpuni dan Visioner, Jateng Dukung Penuh...

