Pilkada Jateng 2015, Mahasiswa Dilibatkan Jadi Pengawas Partisipatif
Rabu, 25 November 2015, 16:13:00 WIB
![]() |
| Suasana sosialisasi di Hotel Semesta Semarang, Rabu (25/11/2015). |
Semarang, Harian Jateng – Menjelang Pilkada serentak di Jawa Tengah pada 9 Desember 2015, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah melibatkan mahasiswa sebagai pengawas partisitif.
Puluhan mahasiswa dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi diundang dalam Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pemilih Pemula Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota di Jawa Tengah Tahun 2015 di Hotel Semesta Semarang, Jalan KH Wahid Hasyim Nomor 125-217 Kranggan, Kota Semarang, Rabu (25/11/2015).
Selain dari Bawaslu Jateng, juga Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah Drs Joko Purnomo, Bawaslu Jateng juga mendapuk Dani Muhtada Ph.D dosen Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang sebagai pemateri.
Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa secara simbolik diberi kartu sebagai bukti pengawas partisipatif yang nanti bisa mengawal Pilkada serentak di Jateng di tiap tempat pemungutan suara (TPS) pada 9 Desember 2015 mendatang.
Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Jateng Teguh Purnomo mengatakan bahwa periode pengawasan pada masa tenangbyakni 6-8 Desember 2015, pemungutan dan penghitungan suara 9 Desember 2015, serta rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat kecamatan 10-16 Desember 2015.
Menurut dia, ada tiga jenis pelanggaran yang menjadi fokus pengawasan yaitu masa tenang, tahapan pungut hitung, dan tahapan rekapitulasi penghitungan suara.
“Diharapkan para pengawas partisipatif dapat melaksanakan tugas kewajibannya dengan memegang kode etik dan mampu berkoordinasi dengan semua jajaran panwas di semua tingkatan,” katanya.
Teguh mengungkapkan ada tiga jenis pelanggaran yang menjadi fokus pengawasan yaitu masa tenang, tahapan pungut hitung, dan tahapan rekapitulasi penghitungan suara.
“Diharapkan para pengawas partisipatif dapat melaksanakan tugas kewajibannya dengan memegang kode etik dan mampu berkoordinasi dengan semua jajaran panwas di semua tingkatan,” ungkap dia.
Ke-21 kabupaten/kota di Jateng yang akan menyelenggarakan pilkada serentak pada 9 Desember 2015 yaitu meliputi Kota Pekalongan, Kota Semarang, Kabupaten Rembang, Kabupaten Purbalingga, kemudian Kabupaten Kebumen, Kota Surakarta, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Kendal.
Selanjutnya yaitu Kota Magelang, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Semarang, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Klaten, Kabupaten Blora, selain itu juga Pilkada Kabupaten Grobogan, Kabupaten Sragen, Kabupaten Demak, Kabupaten Pekalongan, dan Kabupaten Pemalang. (Red-HJ13/Foto: Uun/Harian Jateng).
Berita terkait
Dorong Kemandirian Ekonomi Mahasiswa, HMI Cabang...
Mlaku Lampah “Jejak Rasa Dari Ladang”...
Malam Papringan Tedhak Rasa, Gala Papringan...
Tingkatkan Kepercayaan Diri Remaja Pasar Papringan,...
Golkar Jateng Bangga Lagu ‘MBG Mas...
Program Dokter Spesialis Keliling Layani Ribuan...
Berita Terbaru
Trajektori Ekonomi Pasar dan Krisis Kesejahteraan
Dorong Kemandirian Ekonomi Mahasiswa, HMI Cabang...
