Hari Juang Kartika 2015, Kodam IV Diponegoro Gelar Upacara
Rabu, 16 Desember 2015, 17:39:00 WIB
| Upacara di Lapangan Parade Makodam IV/Diponegoro Jalan Watugong Semarang, Selasa (15/12/2015). |
Semarang, Harian Jateng- Dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika 2015 KODAM IV/DIPONEGORO mengelar Upacara di Lapangan Parade Makodam IV/Diponegoro Jalan Watugong Semarang, Selasa (15/12/2015).
Dalam peringatan ini Sebagai inspektur upacara Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) IV/Diponegoro Mayjen TNI Jaswandi.
Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Jaswandi yang menyampaikan amanat Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Mulyono mengucapkan selamat Dirgahayu TNI AD kepada seluruh Prajurit dan PNS beserta keluarga dimanapun berada dan bertugas. Momentum Hari Juang Kartika ini sebagai wahana untuk mensyukuri apa yang dicapai dan sarana intropeksi diri yang telah dilakukan satu tahun lalu.
Adapun tema Hari Juang Kartika tahun ini, yaitu “Melalui Hari Juang Kartika, Kita Mantapkan Jati diri TNI AD dan kemanunggalan TNI-Rakyat guna mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian”.
“Dalam kaitan itu disamping terus melakukan kegiatan pembinaan satuan secara berkelanjutan untuk memelihara dan selalu meningkatkan kemampuan tempur sebagai Prajurit Profesional. TNI AD juga harus terus memelihara kemangunggalannya dengan rakyat, antara lain melalui pembinaan teritorial di seluruh wilayah tanah air,”tegasnya.
Pangdam juga menyampaikan, TNI AD tidak hanya tentara yang lahir dari dan terbentuk dari rakyat pejuang, tetapi selalu dan akan terus berjuang bersama rakyat. Sejarah telah membuktikan bahwa selama 70 tahun masa pengabdiannya, TNI AD tidak dapat dilepaskan dari rakyat.
“Hari Juang Kartika yang kita peringati ini ada kaitan erat dengan salah satu peristiwa bersejarah tentang kebersamaan nyata TNI AD dengan rakyat. Pada tanggal 15 Desember 1945, di Kota Ambarawa, Jawa Tengah, para pejuang pendahulu TNI AD bahu membahu bersama rakyat mempertahankan setiap jengkal tanah dari ancaman musuh yang ingin menjajah kembali bumi pertiwi,”katanya.
“Ketika itu pasukan Tentara Keamanan Rakyat (TKR), yang dipimpin oleh Kolonel Soedirman, sebagai Kepala Komandan Divisi 5 Banyumas, bersama –sama rakyat untuk mengusir Tentara sekutu keluar Ambarawa. Dengan persenjataan yang sedehana dan sarana seadanya, namun disertai semangat juang yang tinggi, keuletan, keberanian, sikap rela berkorban dan pantang menyerah, akhirnya mampu menghadapi pertempuran sengit itu, dengan hasil yang gemilang. Episode perjuangan yang kemudian dikenal dengan Palagan Ambarawa inilah menjadi titik tolak bagi bangsa Indonesia sehingga pada tanggal 15 Desember sekaligus diperingati sebagai Hari Juang Kartika,”ungkapnya.
Usai upacara peringatan, dilaksanakan defile ribuan pasukan, dari Kesatuan Kodam IV/Diponegoro, diantaranya Yonif 400/Raider, YonArhanudse-15, Kopassus, Yonkav, Denpom, serta kesatuan lainnya. Untuk memeriahkan kegiatan, ditampilkan juga kesenian musik kentongan dan tarian dari Banyumas yang diikuti oleh sejumlah anggota TNI dan Polri sehingga menarik warga sekitar. Selain itu, dipamerkan sejumlahperalatan alutsista TNI AD seperti Tank Anoa, Tank AMX13 dan meriam. (Red-HJ99/Ari).
Berita terkait
Dorong Kemandirian Ekonomi Mahasiswa, HMI Cabang...
Mlaku Lampah “Jejak Rasa Dari Ladang”...
Malam Papringan Tedhak Rasa, Gala Papringan...
Tingkatkan Kepercayaan Diri Remaja Pasar Papringan,...
Golkar Jateng Bangga Lagu ‘MBG Mas...
Program Dokter Spesialis Keliling Layani Ribuan...
Berita Terbaru
Kita, Juni dan Pancasila
Mumpuni dan Visioner, Jateng Dukung Penuh...