Ketua Umum HMI Terpilih, Harus Komitmen Perbaiki Kaderisasi

Laporan Harian Semarang
Kamis, 07 Januari 2016, 10:25:00 WIB



Muhammad Shofi Falikhul Isbach

Semarang, Harian Jateng – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Semarang akan segera menyelenggarakan Konferensi Cabang (Konfercab) ke-52 pada 8 Januari 2015 yang bertempat di Aula Pertemuan Dandim 0733 BS, Jalan Pemuda, Kota Semarang.

Konfercab merupakan forum tertinggi di tingkat Cabang atau daerah, yang menentukan kebijakan mengenai penataan organisasi, penyusunan pedoman kerja, program, dan rekomendasi bagi kepengurusan berikutnya.

“Memang, kami akan segera melaksanakan Konfercab karena urusan internal kami telah selesai dan kami telah siapkan semua intrumen pendukungnya,” beber Aat Eska Fahmadi, Ketua Umum HMI Cabang Semarang.

Menurut mahasiswa Pascasarjana Universitas Negeri Semarang (Unnes) tersebut, sampai detik ini sudah ada beberapa nama kader HMI yang siap untuk menggantikannya sebagai Ketua Umum.

HMI merupakan organisasi kemahasiswaan terbesar dan tertua di Indonesia, banyak alumni yang sudah mengisi pos-pos perjuangan di Indonesia. Mulai dari akademisi, praktisi hingga politisi. Untuk itu, perlu merumuskan kebijakan strategis secara cermat dan sesuai dengan kondisi organisasi dan potensi daerah.

Sementara itu, Muhammad Shofi Faliqul Isbach, mengatakan bahwa Konfercab harus melahirkan gagasan dan kebijakan yang produktif dalam memperbaiki kondisi organisasi.

“Ironis, jika organisasi kemahasiswaan tidak hadir dalam mengkritisi kebijakan pemerintah yang dholim,” ungkap Muhammad Shofi.

Pemuda yang kini menjabat sebagai Kabid Pengembangan SDM Kalam Institut, menambahkan bahwa HMI harus mampu menjawab tantangan zaman dan melahirkan kader potensial agar regenerasi kepemimpinan tidak berhenti.

“Saat ini, kaderisasi organisasi dan penataan struktural mutlak perlu dilakukan agar HMI terus berkembang dan tidak hilang ditelan zaman,” imbuhnya yang juga pernah menjadi Sekretaris Umum Badan Pengelola Latihan HMI Cabang Semarang.

Ditanya mengenai kandidat yang muncul, Ia mengaku sudah ada beberapa yang meminta do’a restu dan dukungan. Namun, tidak menyebut secara terang-terangan. Dia hanya berharap agar semua kandidat komitmen untuk memperbaiki kondisi organisasi.

“Siapapun yang terpilih menjadi Ketua Umum, harus mampu memperbaiki kaderisasi himpunan. Peserta Konfercab perlu cerdas dalam menentukan arah kebijakan serta memilih pemimpin yang peduli terhadap proses kaderisasi, bukan yang mengutamakan pencitraan,” ungkapnya. (Red-HJ99/Foto: MSFI-Harian Jateng).