Wisata Pemandian Kalianget Wonosobo Kekurangan Pasokan Air
Selasa, 09 Februari 2016, 16:22:00 WIB
![]() |
|
Salah satu kolam renang Kalianget Wonosobo, Jateng yang masih kosong, Senin (8/2/2016).
|
Wonosobo, Harian Jateng – Wisata Pemandikan Kalianget di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah belum beroperasi maksimal. Pasalnya, salah satu kolam renang di obyek wisata pemandian Kalianget Wonosobo terpaksa dikosongkan lantaran pasokan air kurang.
Kebutuhan air sebesar 2000 kubik belum bisa dipasok secara rutin. Belum ada solusi yang ditemukan untuk mengurai persoalan kekosongan kolam obyek wisata unggulan air hangat tersebut.
Pemandian Kalianget memiliki potensi yang sangat besar. Karena, obyek wisata tersebut menyuguhkan air hangat. Selain itu, kolam yang ukuran besar juga sudah bertaraf nasional.
Hanya saja, selamaini kebutuhan air untuk kolam besar belum tercukupi. Padahal, ketika kolam renang besar bisater cukupi, maka akan menambah jumlah pengunjung. Apalagi, setiap liburan, ratusan pengunjung dari dalam kota dan luar kota sangat banyak. Karena, setelah dari obyek wisata Dieng, pengunjung menghangatkan badannya di wisata Kalianget Wonosobo tersebut.
Salah satu petugas loket pemandian Kalianget, Habin mengatakan, dikosongkannya salah satu kolam karena kekurangan pasokan air. Sebab, kebutuhan air yang hendak digunakan untuk mengisi kolam belum ada.
“Pengosongan tersebut sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu, kadang setiap tiga bulan sekali diisi, tetapi pengisian air tidak pasti,” tuturnya di sela-sela menunggu pengunjung, Senin (8/2/2016).
Disebutkan, kolam yang dikosongkan berukuran lebar 25 meter dan panjang 50 meter. Apabila, kedalaman air dirata-rata 2 meter, diperkirakan butuh air sebanyak 2000 kubik.
“Kalau kita hitung rata-rata ketinggiannya saja, maka dibutuhkan air sebanyak 2000 kubik. Sampai saat ini belum mampu untuk memenuhi kuota sebesar itu,” imbuh dia kepada Harian Jateng.
Menurutnya, selama ini pemasok kebutuhan kolam tersebut adalah PDAM. Sementara, PDAM juga memiliki pelanggan yang cukup besar. Ketika, air dikirimkan ke Kalianget, secara otomatis akan kekurangan air.
“Pemasok air dari PDAM. Karena, ada dua kolam yang harus diisi, maka untuk kolam yang besar, terpaksa dikosongkan. Sebab, PDAM hanya mampu memasok satu kolam renang saja,” tuturnya.
Berbagai upaya sudah dilakukan, rencananya tahun ini, akan mencarikan solusi untuk kekurangan air. Caranya, dengan mengambil atau mencari sumber mata air yang dekat dengan pemandian.
“Untuk mencukupi kebutuhan kolam renang yang besar tersebut, rencananya tahun ini akan mencari sumber air sendiri,” pungkasnya. (Red-HJ99/Foto: Jam-Harian Jateng).
Berita terkait
Dorong Kemandirian Ekonomi Mahasiswa, HMI Cabang...
Mlaku Lampah “Jejak Rasa Dari Ladang”...
Malam Papringan Tedhak Rasa, Gala Papringan...
Tingkatkan Kepercayaan Diri Remaja Pasar Papringan,...
Golkar Jateng Bangga Lagu ‘MBG Mas...
Program Dokter Spesialis Keliling Layani Ribuan...
Berita Terbaru
Trajektori Ekonomi Pasar dan Krisis Kesejahteraan
Dorong Kemandirian Ekonomi Mahasiswa, HMI Cabang...
