Yana Ellina Mukti, Kampanyekan Wisata Jombang Lewat Modelling
Selasa, 23 Februari 2016, 17:41:00 WIB
![]() |
| Yana Ellina Mukti. (foto: dok-prinadi). |
Bagi Yana Ellina Mukti, potensi wisata Jombang, Jawa Timur sangatlah bagus dan pantas menjadi destinasi bagi wisatawan dari berbagai daerah. Oleh karena itu, ia sependapat jika model dan fotografer di wilayah Jombang turut mengampanyekan wisata tersebut agar dikenal dunia.
Tugas modelling, tidak sekadar hunting foto dengan hasil yang bagus. Namun juga berkewajiban promosi wisata dan mengampanyekan potensi wisata, baik wisata alam, religi, wisata kuliner di wilayahnya.
“Aku aktif di modelling sejak lulus SMA pertengahan 2013, karena dari dulu saya suka foto, suka seni,” ujar Yana Ellina Mukti kepada Harian Jateng, Selasa (23/2/2016).
Ia mengakui, saat ini lebih fokus pada foto model. “Kalau hunting sih di Jogjakarta sama di kota aku sendiri yaitu Jombang, ada yang event, ada yang ikut komunitas,” beber perempuan yang pernah menggondol Juara III Festival Band Indie tahun 2013 tersebut.
Potensi Wisata Jombang
Wisata di Jombang, menurut perempuan yang pernah meraih Juara I Dance Antar Sekolah tahun 2012 ini memang perlu dikampanyekan, terutama di dunia modelling. Sebab, jumlah wisata Jombang memang banyak.
Dari beberapa daftar wisata Jombang, sedikitnya 16 yang menjadi destinasi para wisatawan. Mulai dari wisata Alun – Alun Jombang, Air Terjun Tretes Jombang, kemudian Gereja Mojowarno Jombang, Candi Ngrimbi Jombang, Goa Sigolo-golo Jombang, Goa Sriti Jombang, Kedung Cinet Jombang, selanjutnya Kelenteng Hong San Kiong Jombang.
Kemudian, di Jombang juga ada wisata religi, seperti Makam Gunung Kuncung Jombang, Makam Pangeran Benowo Jombang, Makam K.H. Hasyim Asy’ari dan K.H. Wachid Hasyim Jombang, Makam Sayid Sulaiman Jombang. Selain itu juga ada wisata Sendang Made Jombang, Sumber Penganten Jombang, wisata Tirta Wisata Keplaksari Jombang, wisata air Sumberboto Jombang.
“Di Jombang itu kota kecil kan, jadi kalau misal ada CFD/CFN itu, biasanya banyak komunitas pameran, makanan dan di situ komunitas FG mulai,” ujar perempuan lulusan Program 1 Tahun Magistra Utama tersebut, Selasa (23/2/2016).
Kalau wisata sih tidak ada wisata di Jombang, lanjut dia, untuk tahun kemarin ada wisata di Jombang, namanya Dungcinet yah. “Kalau aku nilai di Jombang itu musiman,” beber dia kepada Harian Jateng.
Menurut dia, untuk mengenalkan wisata Jombang, perlu nggak diangkat lewat fotografi. “Perlu, supaya orang memandang bahwa itu menarik untuk dikunjungi, saat ini Dungcinet, Taman Kota seperti Keplak Sari, Kebon Rojo, wisata religi di Gusdur juga ramai,” ungkap lulusan SMK PGRI 1 Jombang tersebut.
Kalaua agak ke desa, lanjut dia, itu di Sumberboto Wonosalam. Ia juga berharap, agar ada peran serta pemerintah dalam mengangkat potensi wisata di Jombang.
“Ya, tapi dinas juga mendukung tentang wisata tersebut, seperti taman kota, dan kebersihan Kota Jombang. Karena saya tahu dan pernah magang di Dinas Pariwisata Jombang,” beber dia. (Red-HJ99/Foto: Yana).
Berita terkait
Dorong Kemandirian Ekonomi Mahasiswa, HMI Cabang...
Mlaku Lampah “Jejak Rasa Dari Ladang”...
Malam Papringan Tedhak Rasa, Gala Papringan...
Tingkatkan Kepercayaan Diri Remaja Pasar Papringan,...
Golkar Jateng Bangga Lagu ‘MBG Mas...
Program Dokter Spesialis Keliling Layani Ribuan...
Berita Terbaru
Kita, Juni dan Pancasila
Mumpuni dan Visioner, Jateng Dukung Penuh...

