Grup Tari Dolalak KAMAPURISKA Pukau Penonton
Laporan Harian Semarang
Senin, 18 April 2016, 05:46:00 WIB
Senin, 18 April 2016, 05:46:00 WIB
Harian Jateng – Tanpa kita sadari saat ini upaya mahasiswa untuk melestarikan budaya daerah sangatlah minim, hal ini disebabkan banyaknya pengaruh budaya dari luar yang berkembang di kalangan mahasiswa secara lambat laun telah menggerogoti daya tahan kesenian daerah.
Budaya dari barat yang sangat kuat berkembang di kalangan mahasiswa dan didukung juga oleh teknologi informasi, menjadikan mereka lebih cenderung menggemari budaya tersebut daripada budaya daerah terutama seni tari. Mahasiswa lebih menyukai tarian dari luar ketimbang tarian daerah.
Berdasarkan fenomena tersebut, saya menyadari bahwa di Purworejo sendiri memiliki tarian khas yaitu Tari Dolalak. Isnaini Nurul Khasanah dan beberapa mahasiswa asal Purworejo mengambil inisiatif untuk membentuk grup Tari Dolalak dengan harapan agar mahasiswa lebih menyadari dan menghargai budaya daerah yaitu Tari Dolalak.
Grup Tarian Dolalak Kamapuriska ini didirikan pada tanggal 1 Februari 2015 atas prakarsa Akhmad Alwin Kamal. Keberadaaan grup tarian ini sebagai upaya untuk melestarikan dan pengembangan seni budaya daerah khususnya Tari Dolalak. Pada awalnya grup tarian ini hanya dimotori oleh dua penari yaitu Desitasari dan Yenny Wahyuni. Kebetulan kedua penari ini telah menguasai Tari Dolalak. Dengan berjalannya waktu jumlah penari dalam grup Tari Dolalak ini bertambah menjadi 6 penari, yaitu Desitasari, Yenny Wahyuni, Kurnia Dwi Astuti, Eka Nursakinah, Lintang dan Ika Fitri Amiroh.
Kegiatan pelatihan tari dilaksanakan pada hari Minggu mulai pukul 18.30 sampai dengan 21.00 di Strudent Center UIN Sunan Kalijaga dengan pelatih Desitasari. Tetapi ketika grup ini akan tampil diacara-acara tertentu pelatihan tarinya dilaksanakan setiap malam, biasanya dua minggu sebelum tampil. Sasaran pokok pelatihan dalam grup tari ini adalah mahasiswa Purworejo yang menempuh pendidikan di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Untuk itu melalui pelatihan dan pendalaman secara berkala dan berkesinambungan akan dapat menumbuhkan minat mahasiswa dalam memahami seni tari, serta dapat menggali bakat yang pada akhirnya bisa menjadi insan yang mengerti dan menghargai budaya daerah sendiri. Grup Tari Dolalak KAMAPURSIKA pernah tampil dalam acara Gelar Budaya IKPM JATENG di XT Square, Harlah Kordiska dan Pembukaan Kongres IKPM JATENG. (Red-HJ99/Alwin).
Simak Berita Terbaru kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Beritasenayan.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029Vb6YBle1iUxbP8FEoT3I. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita terkait
Prabowo Bilang KDMP Ada, Fix Tak...
21 Juli 2026, 10:30:31
Gus Rozin Siap Maju Jadi Calon...
15 Juli 2026, 21:09:44
Dari Pemikiran Sumitro Djojohadikusumo ke Prabowonomic
13 Juli 2026, 12:57:05
Tim Pengabdian UNNES Gelar Edukasi Parenting...
9 Juli 2026, 08:36:43
Awasi Pleno PDPB TW II, Masukan...
8 Juli 2026, 16:17:03
Wisuda ke-32 INISNU, Rektor Laporkan Lonjakan...
7 Juli 2026, 16:01:44
Berita Terbaru
Prabowo Bilang KDMP Ada, Fix Tak...
15 jam yang lalu
Saat Kedaulatan Ekopol Kita Rentan
3 hari yang lalu
Mohammad Hatta: Keheningan dan Kesetiaan
5 hari yang lalu
