Lindu Aji Pemalang Kaji Dampak Jalan Tol
Rabu, 01 Juni 2016, 01:04:00 WIB
![]() |
| Suasana diskusi yang digelar DPC Lindu Aji Pemalang. |
Pemalang, Harianjateng.com – Suasana diskusi sangat dinamis, yang bertempat di Markas Padepokan Lintang Kemukus-Sirau- Paduraksa Pemalang, Senin(30/5/2016). Apalagi, diskusi itu dimotori oleh DPC Lindu Aji Kabupaten Pemalang dan dihadiri beberapa kepala desa juga beberapa LSM yang wilayah akan dilalui jalur Jalan tol Pemalang- Batang melakukan diskusi santai terkait dampak negatif pembangunan jalan tol terhadap lahan pertanian.
Dalam penyampaiannya Andi Rustono Ketua DPC Lindu Aji Pemalang mengatakan pembangunan jalan Tol yang melintas di Kabupaten Pemalang akan menggerus luas lahan keseluruhan 260Ha, alih fungsi lahan yang tidak jelas arahnya serta tidak terintergasi sehingga pembangunannya cenderung pragmatis.
“Dan apa yg dilakukan sa’at ini tanpa pertimbangan jangka panjang sehingga sering sekali pembangunan di satu sektor mengorbankan sektor lain”, jelas Andi Rustono.
Dikatakan juga olehnya konversi lahan pertanian untuk keperluan pembangunan dapat dikatakan bersifat irreversible(tidak dapat balik) artinya jika ada lahan yang awalnya digunakan untuk pertanian lalu dialih funsikan untuk komplek Industri atau perumahan lahan tersebut tidak dapat dialihkan fungsikan kembali ke pertanian seperti pada awalnya.
Oleh karena itu perlu adanya usaha yang serius yang serius untuk menjaga lahan yang cocok untuk menjaga lahan yang cocok untuk pengembangan pertanian pangan agar tetap berfunsi sebagai lahan pertanian.
“Sebuah keharusan bagi sektor pertanian khususnya dilindungi dengan cara salah satunya membangun insfratruktur yang memadai, kita tidak ingin lahan pertanian sawah di Pemalang menjadi kubangan yang tidak lagi produktif, kami tidak ingin Predikat Pemalang sebagai lumbung pangan Jawa Tengah menjadi hilang, kami bukan menolak adanya Pembangunan Jalan Tol di Wilayah Kabupaten Pemalang tapi khawatir mohon dijawab ke khawatiran kami, kami memahami dan mengerti apa yang akan terjadi ke depan dalam dunia pertanian ( PADI) khususnya,” papar Andi.
Terkait dengan diskusi tersebut salah seorang kepala desa juga mengkhatirkan insfratruktur yang akan dilalui guna pembangun jalan tol tersebut jika mengalami kerusakan siapa yang akan bertanggung jawab.
“Kami khawatirkan tentang akibat pembangunan jalan Tol yang menggunakan insfratruktur yang misalnya jalan yang dilalui rusak, saluran pengairan, baik tersier, sekunder maupun cacingan, ini perlu kita pertanyakan kepada kontraktor ataupun dinas pekerjaan umum,”usulnya.
Dari hasil diskusi ringan diperoleh simpulan bahwa pada hari Jum’at (5/3/2016) ormas Lindu Aji dan beberapa perwakilan Desa yang wilayahnya dilalui jalan tol akan mengadakan audensi dengan DPRD Pemalang.(Red-HJ99/Joko Longkeyang).
Berita terkait
Dorong Kemandirian Ekonomi Mahasiswa, HMI Cabang...
Mlaku Lampah “Jejak Rasa Dari Ladang”...
Malam Papringan Tedhak Rasa, Gala Papringan...
Tingkatkan Kepercayaan Diri Remaja Pasar Papringan,...
Golkar Jateng Bangga Lagu ‘MBG Mas...
Program Dokter Spesialis Keliling Layani Ribuan...
Berita Terbaru
Trajektori Ekonomi Pasar dan Krisis Kesejahteraan
Dorong Kemandirian Ekonomi Mahasiswa, HMI Cabang...
