Ranie Savita, Pandai Mengatur Pola Makan Saat Puasa
Selasa, 14 Juni 2016, 00:56:00 WIB
![]() |
| Ranie Savita saat pemotretan. |
Bagi Ranie Savita, mengatur pola makan dan pola minum saat berpuasa sangat wajib. Artinya, saat berpuasa tidak menjadi momentum untuk memanjakan perut, namun justru sebaliknya. Perut harus dijaga, apa saja yang masuk harus benar-benar steril dan harus dipilih jenis makanannya.
“Untuk sehat saat puasa, banyak minum air putih saat sahur dan buka serta kurangi makanan yang mengandung banyak minyak, makan buah yang banyak kandungan airnya seperti semangka atau buah pear,” tandas Ranie Savita kepada Harianjateng.com, Selasa (14/6/2016).
Selain itu, berpuasa bagi pemilik nama lengkap Maharani Safita Wulandari ini, tidak boleh bermalas-malasan dan harus tetap melakukan kegiatan seperti biasanya.
“Tetap melakukan aktivitas seperti biasanya dan jangan terlalu malas, karena dengan melakukan aktivitas sehari-hari, secara tidak langsung kita berolahraga, karena tubuh kita bergerak aktif, namun hindari aktivitas terlalu berat atau berlebihan mengingat kita sedang menjalankan ibadah puasa juga,” beber dia.
Atur Kesehatan
Selain mengatur pola makan, menurut dia harus pandai pula kita mengatur pola istirahat serta olahraga. “Istirahat teratur, berolahraga, dan perbanyak minum air putih, makan buah dan sayur. Itu sangat diperlukan, olahraga seperti senam kebugaran jasmani, renang ataupun lari kecil,” imbuh dia.
Selain itu, kurangi makanan berminyak karena banyak mengandung lemak dan kolesterol tinggi dan juga kurangi minuman yang manis karena banyak mengandung kadar gula tinggi.
Bagi perempuan cantik ini, menjaga kesehatan dan kecantikan sangat penting. Sebab, hal itu menjadi harta bagi semua perempuan, terutama yang terjun di dunia modelling seperti dia.
“Dua-duanya sangat penting, dengan makan teratur, istirahat teratur, berolahraga, dan perbanyak makan buah dan sayur, tidak lupa minum air putih,” beber dia.
Saat berpuasa, bagi para model dan pelaku seni juga harus tetap menjalankan aktivitas pemotretan. Hanya saja, perlu dicari lokasi yang strategis dan sangat representatif.
“Mungkin di mana saja yang terlihat teduh. Yang terpenting jangan di bawah langsung terik matahari karena itu bisa mengganggu kita yang menjalankan puasa karena merasa dehidrasi,” pungkas dia. (Red-HJ99/Foto: Ranie).
Berita terkait
Beri Layanan Pemeriksaan Kesehatan Terintegrasi 1.200...
Keren! Kepala SDN Patemon 02 Juara...
Kelahiran Blora, Dian Marta Wijayanti Jabat...
Dilantik PBNU Jadi Rektor INISNU, Inilah...
Lulus Dua Tahun Satu Bulan, Kepala...
Terobosan Lawan Diabetes: Riset Sup Labu...
Berita Terbaru
Trajektori Ekonomi Pasar dan Krisis Kesejahteraan
Dorong Kemandirian Ekonomi Mahasiswa, HMI Cabang...
