Mahesa Putri, Cintai Modelling karena Menyenangkan

Laporan Harian Semarang
Sabtu, 18 Juni 2016, 21:36:00 WIB



Mahesa Putri

Bagi Mahesa Putri, menjalankan sesuatu bisa maksimal jika dilaksanakan dengan sepenuh hati. Jika sepenuh hati, maka akan menjadikan motivasi besar dalam hidup. Tidak heran, perempuan ini sudah melakukan pemotretan di berbagai tempat, bahkan di luar negeri.

“Pemotretanku ya sudah pernah Di Jakarta, Bali, Banten. Semua berkesan karena jadi model adalah pekerjaan yang menyenangkan, di mana kita bekerja sambil keliling indonesia bahkan keluar negeri. Paling berkesan saat ke Malaysia karena terepatan saat ulang tahunku,” ujar dia kepada Harianjateng.com, Minggu (19/6/2016).

Dijelaskan dia, bahwa ia terjun di dunia model sejak tahun 2014. “Awalnya bisa terjun di dunia model berawal dari seseorang crew majalah online Banten salah satu situs berita online milik Banten Pos (GenB) yang meminta saya untuk mengisi di halaman vol.2. Lalu dari situ mulai banyak orang yang menawarkan photoshoot,” beber dia.

Fokus Foto Model
Ia mennggakui, bahwa terjunnya di dunia model hanya fokus di foto model. “Saya fokus foto model saja, karena merasa belum menguasai untuk catwalk,” tandas dia.

Kalau Max Lingeri & Sexy, kata dia, pendapat saya untuk foto nude art itu termasuk salah satu aliran di photography contohnya landscape, satwa, nude dan sebagainya.

“Nude juga nggak hanya telanjang depan camera, tapi seni yang menonjolkan lekuk tubuh model wanita/pria. Tetapi di negara kita ini, peminat dan pelaku Nude Photography umumnya lebih tertutup dan tidak menampakkan diri karena takut akan sangsi dari negara, di mana hukum di negara kita belum bisa membedakan antara seni dan porno, juga hukuman sosial yang ditimpakan masyarakat kepada sang pelaku Nude Photography baik model atau fotografernya,” ujar dia.

Karna untuk dunia foto nude itu hal yang biasa, lanjut dia, bahkan majalah yang mendunia seperti bazaar atau vogue  dan lain sebagainya memakai konsep nude untuk iklan produk terkenal. “Jadi nude atau jenis apapun itu akan terlihat indah jika kita melihatnya sebagai seni bukan pornografi,” beber dia.

Dijelaskan dia, bahwa ia di tahun 2014 pernah ikut event sexy glamour charity untuk pasien penderita HIV&AIDS di Taman Mini Indonesia Indah Jakarta. “2014 juga ikut event pengenalan & pelestarian peninggalan sejarah kebudayaan Banten di Kaibon Banten yang diselenggarakan GGModel Banten. Sebenarnya masih banyak yang lainnya tapi saya lupa. Dan sisanya event yang diselenggarakan tertutup/private,” ungkap dia. (Red-HJ99/Foto: Mahesa).


Berita terkait

Keren! Kepala SDN Patemon 02 Juara II Tingkat Kota Semarang dalam Program “1 Bulan 1 Buku”
Keren! Kepala SDN Patemon 02 Juara...
11 Desember 2025, 22:32:25
Dilantik PBNU Jadi Rektor INISNU, Inilah Biodata Hamidulloh Ibda
Dilantik PBNU Jadi Rektor INISNU, Inilah...
26 November 2025, 21:50:06
Lulus Dua Tahun Satu Bulan, Kepala SDN Gajahmungkur 03 Raih Doktor UNNES dengan IPK 4,00
Lulus Dua Tahun Satu Bulan, Kepala...
26 September 2025, 14:32:39
Indonesia Pasca Kwik Kian Gie
Indonesia Pasca Kwik Kian Gie
30 Juli 2025, 12:46:32