Conter HP di Semarang Menjamur
Sabtu, 13 Agustus 2016, 16:05:00 WIB
![]() |
| Kehadiran Semarang Phone Market diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap ponsel mulai dari yang berharga murah hingga mahal. |
Semarang, Harianjateng.com – Pasar telepon seluler di Kota Semarang tumbuh positif seiring dengan semakin tingginya kebutuhan masyarakat terhadap telepon pintar.
“Khusus Kota Semarang pertumbuhannya pada tahun ini mencapai 15 persen,” kata Pengamat Pasar Ponsel Semarang David S pada pembukaan Semarang Phone Market di Semarang Town Square, Jumat (12/8/2016).
Bahkan, pada bulan Juni dan Juli tahun ini permintaan ponsel dari masyarakat sangat besar. Penjualan setiap merek bisa mencapai 3.500 ponsel.
Angka tersebut meningkat sebesar 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
“Peningkatan sendiri terjadi selama kurun waktu Lebaran, pada saat itu permintaan sangat besar,” katanya.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Semarang Phone Market dianggap mampu memenuhi permintaan dari masyarakat. Pengelola Semarang Phone Market (SPM) Jeffri Ardiyan mengatakan tempat tersebut menjual seluruh tipe ponsel mulai dari yang termurah hingga ponsel mahal.
“Ada yang harganya Rp90 ribu hingga jutaan. Selain itu, tidak hanya ponsel baru yang dijual tetapi juga ada ponsel bekas,” katanya.
Untuk memudahkan masyarakat melakukan pembelian, di tempat tersebut juga tersedia lembaga pembiayaan sehingga masyarakat dapat dengan mudah melakukan pembelian secara kredit tanpa harus datang ke kantor lembaga pembiayaan yang bersangkutan.
“Target kami setiap counter atau toko bisa menjual sekitar 20 ponsel/hari. Kalau selama pembukaan tiga hari ini harapannya setiap counter bisa menjual 50 ponsel/hari,” katanya. (Red-HJ99/ant).
Berita terkait
Prabowo Bilang KDMP Ada, Fix Tak...
Gus Rozin Siap Maju Jadi Calon...
Dari Pemikiran Sumitro Djojohadikusumo ke Prabowonomic
Tim Pengabdian UNNES Gelar Edukasi Parenting...
Awasi Pleno PDPB TW II, Masukan...
Wisuda ke-32 INISNU, Rektor Laporkan Lonjakan...
Berita Terbaru
Prabowo Bilang KDMP Ada, Fix Tak...
Saat Kedaulatan Ekopol Kita Rentan
