Hamidulloh Ibda: Mahasiswa Unnes Dilarang Miskin!
Sabtu, 27 Agustus 2016, 06:10:00 WIB
| Hamidulloh Ibda (kanan) saat diberi penghargaan dari panitia, Sabtu siang (27/8/2016). |
Semarang, Harianjateng.com – Mahasiswa harus kaya lewat kreativitas dan kecerdasannya. Sebab, selama ini mahasiswa identik dengan budaya “nyadong” dari orang tua. Maka dari itu, mahasiswa jangan sampai miskin dan dihina.
Hal itu dijelaskan Hamidulloh Ibda, penulis buku, saat menjadi pemateri penulisan dan publikasi esai di acara Pengenalan Politic and Civic (Pepci) yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Politik dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Semarang (Unnes), Sabtu siang (27/8/2016).
Dalam kegiatan yang digelar di gedung C7 lantai 3 FIS Unnes tersebut, Ibda yang juga penulis buku Demokrasi Setengah Hati menyampaikan materi bertajuk “Membangun Peradaban Jurnalistik” yang dihadiri sekitar 160 mahasiswa baru yang berasal dari berbagai daerah.
“Saya memang S1 bukan di Unnes, tapi S2 di Unnes. Tapi maksud saya, apa saja jurusan, prodi dan fakultas serta kampus Anda itu apa saja tidak penting. Yang penting, menjadi mahasiswa itu harus mandiri, salah satunya lewat menulis di media massa,” beber pria yang saat ini menjadi dosen STKIP Muhammadiyah Batang tersebut.
Sejak mahasiswa S1 dulu, kata dia, sedikit banyak hasil menulis bisa membantu saya untuk kuliah dan hidup. “Alhamdulillah, saya kuliah tidak pernah ngekos. Jadi tinggal mencari uang untuk makan meskipun masih mendapat kiriman uang dari orang tua. Tapi, saya bisa beli laptop, kamera, HP, bisa kuliah sampai S2 lulus, itu sedikit banyak juga hasil dan investasi dari tulisan,” beber dia.
Dalam penjelasannya, ia tidak hanya membeberkan cara menulis dan kiat-kiat menembus media massa, baik itu tulisan jenis fiksi, non fiksi dan faksi. “Teori menulis, banyak di di Google dan buku. Tapi inti dari semua itu pada konsistensi. Sebab, kalau lama tidak menulis di media massa juga akan menyesuaikan lagi,” ungkap dia.
Pepci yang digelar Hima PKn FIS Unnes tersebut, diselenggarakan tiap tahun sekali menjelang perkuliahan dimulai. Adapun tahun ini, Hima PKn mengusung tema “Create Moment And New Spirit” sebagai motivasi mahasiswa baru untuk menapaki dunia akademik.
Dalam kesempatan itu, hadir Nurfhatulloh Ketua Hima PKN FIS Unnes, Kajur PKn FIS Unnes Drs. Tijan MSi dan pendamping Hima PKn FIS Unnes Eta Yuni Lestari SPd MH serta puluhan pengurus Hima PKn FIS Unnes dan sejumlah panitia. (Red-HJ99/Foto: Kamelo).
Berita terkait
Dorong Kemandirian Ekonomi Mahasiswa, HMI Cabang...
Mlaku Lampah “Jejak Rasa Dari Ladang”...
Malam Papringan Tedhak Rasa, Gala Papringan...
Tingkatkan Kepercayaan Diri Remaja Pasar Papringan,...
Golkar Jateng Bangga Lagu ‘MBG Mas...
Program Dokter Spesialis Keliling Layani Ribuan...
Berita Terbaru
Trajektori Ekonomi Pasar dan Krisis Kesejahteraan
Dorong Kemandirian Ekonomi Mahasiswa, HMI Cabang...