Sungai Serayu Banyumas Mulai Dibidik Jadi Wisata
Senin, 29 Agustus 2016, 14:42:00 WIB
Purwokerto, Harianjateng.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Timur, Jawa Tengah, terus berupaya memberdayakan masyarakat sekitar hutan melalui industri pariwisata, kata Administrator Perhutani KPH Banyumas Timur Wawan Triwibowo.
“Banyak orang yang tanya mengapa dalam mengembangkan pariwisata tidak menggandeng investor. Saya selalu mengatakan, saya ingin setiap masyarakat yang berinteraksi dengan hutan itu menjadi orang yang cakap di dalam mengelola wisata,” katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Senin (29/8/2016).
Ia mengaku khawatir masyarakat sekitar hutan akan terpinggirkan jika ada investor dalam pengelolaan pariwisata di tempat itu.
Menurut dia, masyarakat di sekitar hutan itu harus berdaya di tempat tinggalnya.
Selama ini, kata dia, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) yang berdaya dan semangat di kawasan hutan Perhutani adalah LMDH yang memangku hutan produktif karena akan mendapat bagi hasil ketika ada tebangan kayu.
Sementara LMDH yang berada di kawasan hutan lindung, lanjut dia, kurang semangat karena tidak memiliki manfaat apa-apa.
“Oleh karena itu, saya mengembangkan wisata dengan harapan LMDH di hutan lindung tidak kalah dengan orang-orang di pangkuan hutan produksi,” katanya.
Ia mengatakan bagi hasil yang diterapkan dalam pengelolaan wisata itu sebesar 60 persen untuk LMDH dan 40 persen untuk Perhutani.
Menurut dia, salah satu objek wisata yang digarap Perhutani bersama LMDH yang pangkuan hutannya sebagian besar berupa hutan lindung, yakni Curug Gomblang di Desa Kalisalak, Kecamatan Kedungbanteng, Banyumas.
Selain itu, kata dia, pihaknya juga mengembangkan objek wisata Bukit Watu Meja di Desa Tumiyang, Kecamatan Kebasen, Banyumas, serta Gunung Selok “View” di Desa Karangbenda, Kecamatan Adipala, Cilacap.
“Di tiga objek wisata itu sudah dilengkapi wahana untuk berswafoto berupa ‘selfie deck’, masing-masing punya sudut pandang berbeda. Di Curug Gomblang menampilkan keindahan air terjun, Watu Meja dengan kelokan Sungai Serayu, sedangkan Gunung Selok dengan latar belakang pantai,” katanya. (Red-HJ99/ant).
Berita terkait
Dorong Kemandirian Ekonomi Mahasiswa, HMI Cabang...
Mlaku Lampah “Jejak Rasa Dari Ladang”...
Malam Papringan Tedhak Rasa, Gala Papringan...
Tingkatkan Kepercayaan Diri Remaja Pasar Papringan,...
Golkar Jateng Bangga Lagu ‘MBG Mas...
Program Dokter Spesialis Keliling Layani Ribuan...
Berita Terbaru
Trajektori Ekonomi Pasar dan Krisis Kesejahteraan
Dorong Kemandirian Ekonomi Mahasiswa, HMI Cabang...
