Kasus Kecelakaan Thoif Riko, Polrestabes Semarang Cari Jalan Keluar dengan Cara Ini
Senin, 07 April 2025, 15:39:28 WIB
Hariansemarang.id – Ada perkembangan dari kasus kecelakaan lalu lintas yang membuat Thoif warga Semarang mengalami luka berat.
Setelah sepekan lebih dirawat di Rumah Sakit dr Kariadi, Thoif sudah diperbolehkan pulang ke rumah. Mahasiswa Unnes itu pulang ke rumah pada Minggu petang, 6 April 2025 pukul 19.15.
Selain kabar Thoif diperbolehkan pulang dari rumah sakit, keluarga Thoif mengabarkan para pihak yang tersangkut kecelakaan pada Jumat dini hari 28 Maret 2025 sudah saling bertemu dan menunjukkan iktikad baik.
Thoif menunggu operasi lanjutan
Setelah diperbolehkan pulang, Thoif bakal menjalani operasi ketiga. Sebelumnya selama sepekan dirawat di RS dr Kariadi, Thoif yang mengalami luka berat rahang patah dan tulang belakang hancur, sudah menjalani dua kali operas besar.
“Thoif sudah pulang dan menunggu jadwal operasi fraktur tulang belakang, dijadwalkan control pada 14 April 2025,” jelas kakak Thoif, Syamsul Fadli dalam pesan tertulis ke Harian Semarang, Senin (7/4/2025).
Baca juga lur: Please Polrestabes Semarang Segera Gercep Dong Periksa Pengemudi Mobil di Kecelakaan Thaif
Iktikad baik ringankan biaya perawatan
Fadzli menginformasikan para pihak yang terlibat dalam kecelakaan maut pada 28 Maret 2025 siap membantu biaya perawatan Thoif.
“Pihak keluarga almarhum (Riko) yang mengendarai motor dan juga pihak keluarga supir mobil yang terlibat kecelakaan, sudah ada iktikad baik dengan menemui keluarga kami dan menjenguk adik kami serta bersedia membantu meringankan biaya perawatan adik kami,” demikian pesan dari Fadzli.
Musyawarah bersama polisi
Selain itu, Polrestabes Semarang sudah merencanakan akan mempertemukan para pihak tersebut untuk mencari jalan keluar dari kasus ini.
“Pihak kepolisian sudah menjadwalkan ketiga pihak (pihak kami, pihak pengendara motor, dan pihak pengendara mobil) untuk bertemu dan mencari jalan keluar terbaik untuk kasus ini,” tutur Fadzli.
Kakak Thoif ini mengungkapkan pada Senin siang 7 April 2025, dia mendatangi Polrestabes Semarang untuk menjalani pemeriksaan atas kasus tersebut.
“Hari ini kami baru diperiksa, dimintai keterangan di Polrestabes,” jelas Fadzli. (*)
Berita terkait
Dorong Kemandirian Ekonomi Mahasiswa, HMI Cabang...
Mlaku Lampah “Jejak Rasa Dari Ladang”...
LP Ma’arif NU PWNU Jateng Siap...
Malam Papringan Tedhak Rasa, Gala Papringan...
Go Internasional, Guru Madrasah/Sekolah Ma’arif NU...
Tingkatkan Kepercayaan Diri Remaja Pasar Papringan,...
Berita Terbaru
Trajektori Ekonomi Pasar dan Krisis Kesejahteraan
Dorong Kemandirian Ekonomi Mahasiswa, HMI Cabang...