HMI Cabang Tegal Tekankan Penghentian Deforestasi dalam Audiensi dengan DPRD

Laporan Itsma
Sabtu, 10 Januari 2026, 13:57:47 WIB
HMI Cabang Tegal Tekankan Penghentian Deforestasi dalam Audiensi dengan DPRD
HMI Cabang Melakukan Audiensi dengan DPRD Tegal



Hariansemarang.id Tegal – Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Tegal menggelar audiensi dengan DPRD Kabupaten Tegal pada Selasa (6/1/2026).

Ketua Umum HMI Cabang Tegal, Abdurrohman Wahid, menyatakan audiensi dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kesinambungan kontrol mahasiswa terhadap arah kebijakan publik daerah.

“Dilakukan audiensi ini untuk kebersinambungan antara HMI Cabang Tegal dan pemangku kebijakan,” kata Abdurrohman, Selasa, (6/1).

Dalam audiensi tersebut, HMI Cabang Tegal secara tegas mendesak DPRD Kabupaten Tegal agar menghentikan praktik deforestasi dan memastikan pemulihan kawasan hutan dilakukan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.

“Selain hal itu juga kami meminta reformasi pendidikan, dan juga ketahanan pangan,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Tegal, Wasbun Jauhara Khalim, menyatakan pihaknya menerima seluruh masukan yang disampaikan HMI Cabang Tegal.

Ia mengatakan aspirasi tersebut akan diteruskan kepada organisasi perangkat daerah terkait.

“Kemudian nanti kami akan sampaikan kepada dinas terkait,” katanya.

Wasbun mengakui terdapat persoalan lingkungan yang menjadi perhatian DPRD Kabupaten Tegal.

Ia menyebut DPRD telah menindaklanjuti temuan terkait alih fungsi kawasan hutan lindung.

“Seperti menindaklanjuti tentang hutan lindung yang dijadikan sebagai area pertanian,” tambahnya.

Sementara itu, anggota Komisi III DPRD Kabupaten Tegal, Ach. Ja’far, mengatakan DPRD Kabupaten Tegal juga berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.

Salah satu langkah yang diambil adalah mendorong Program Satu Desa Satu Sarjana.

“Terkait dengan pendidikan, DPRD Tegal juga berupaya untuk meningkatkan SDM, salah satunya usulan adanya Program Satu Desa Satu Sarjana,” ujarnya.

Ia menambahkan, program tersebut telah berjalan hingga saat ini. DPRD Kabupaten Tegal, kata dia, juga sedang berupaya melakukan renovasi terhadap sekolah-sekolah yang dinilai tidak layak.

“(Sekarang) sudah berjalan sampai hari ini, dan sedang berupaya untuk merenovasi sekolah-sekolah yang kurang layak,” tandasnya.