HMI Korkom Walisongo Kecam Dugaan Kekerasan Seksual, di Lingkungan UIN Walisongo Semarang

Laporan Harian Semarang
Sabtu, 09 Mei 2026, 12:27:17 WIB
HMI Korkom Walisongo Kecam Dugaan Kekerasan Seksual, di Lingkungan UIN Walisongo Semarang


Hariansemarang.id – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) se-lingkup Korkom Walisongo Cabang Semarang menyampaikan kecaman keras terhadap dugaan kasus kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan UIN Walisongo Semarang. Sikap tersebut disampaikan melalui press release resmi yang diterbitkan HMI Korkom Walisongo.

Dalam pernyataannya, HMI menilai fenomena kekerasan seksual di ruang akademik merupakan bentuk kelalaian kampus dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi mahasiswa. Mereka menegaskan bahwa kampus seharusnya menjadi ruang bertumbuhnya intelektualitas, moralitas, dan nilai-nilai kemanusiaan, bukan justru menjadi tempat yang membuat korban takut untuk bersuara.

Baca Juga: Cerpen Kaliwungu

HMI Korkom Walisongo menyebut dugaan kasus yang berkembang belakangan ini menjadi alarm serius bahwa ruang akademik belum sepenuhnya aman bagi civitas akademika. Karena itu, mereka menyatakan menolak diam terhadap segala bentuk kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan kampus.

Dalam sikap resminya, HMI mendesak pihak universitas dan fakultas untuk menuntaskan proses pemeriksaan terhadap seluruh isu kekerasan seksual secara terbuka, profesional, dan berpihak kepada korban. Selain itu, mereka juga menuntut adanya perlindungan, pendampingan, serta pemulihan yang komprehensif bagi korban dan pihak-pihak yang terlibat dalam proses pengawalan kasus agar terbebas dari intimidasi maupun ancaman.

Tak hanya itu, HMI juga meminta pembenahan fasilitas pengaduan PPKS agar lebih mudah diakses, responsif, ramah korban, dan mampu menjaga kerahasiaan identitas pelapor. Mereka turut menolak narasi victim blaming yang kerap menyudutkan korban sebagai penyebab terjadinya kekerasan seksual.

Sebagai langkah pencegahan, HMI mendorong pihak kampus untuk aktif melakukan edukasi, seminar, sosialisasi, dan kampanye terkait pencegahan kekerasan seksual kepada seluruh civitas akademika. Evaluasi total terhadap sistem pengawasan, keamanan, dan ruang-ruang rawan di lingkungan kampus juga menjadi tuntutan yang disampaikan.

“HMI se-lingkup Korkom Walisongo menegaskan komitmennya untuk terus mengawal penyelesaian kasus kekerasan seksual secara kritis, objektif, dan berpihak pada nilai-nilai kemanusiaan,” tulis pernyataan tersebut.