Cantika Dewi Purnama Putri Mengasah Seni Lewat Modelling

Laporan Harian Semarang
Minggu, 08 Mei 2016, 11:28:00 WIB



Cantika Dewi Purnama Putri 

Bagi Cantika Dewi Purnama Putri, menjadi seniman bisa lewat apa saja, salah satunya adalah lewat modelling. Gadis cantik yang mengaku suka fotografi ini juga mengatakan, bahwa dirinya menekuni modelling berawal dari diajak temannya.

“Aku terjun ke modelling belum lama kok, hampir satu tahun ini. Ya awalnya diajak hunting biasa, lama kelamaan jadi hobi, punya banyak kenalan fotografer dan model-model, jadi nambah pengetahuan juga tentang modeling,” ungkap Cantika Dewi Purnama Putri kepada Harianjateng.com, Minggu (8/5/2016).

Dijelaskan dia, meskipun syarat fisik tidak menjadi faktor utama kesuksesan model, namun fisik yang bagus hakikatnya memang sangat mendukung.

“Fisik sih pasti, tetapi bakat model bisa diasah kok dengan ikut sekolah model maupun otodidak,” tandas perempuan yang kini duduk di Kelas X Administrasi Perkantoran 1 di SMK Negeri 9 Semarang tersebut.

Tekuni Foto Model
Ia mengakui, bahwa meskipun bisa fokus dan terjun ke model catwalk, namun gadis ini mengaku kepada Harianjateng.com lebih ke foto model. “Catwalk juga bisa, tapi lebih fokus foto model, karana hobi foto, dan  kalo foto model lebih terlihat seninya,” ungkap dia.

Bagi gadis yang bertempat tinggal di Jalan Kalicari Tengah III No.54  RT 02 / RW 09 Kelurahan, Palebon, Kecamatan Pedurungan, Semarang ini, menekuni dunia modelling harus mengenali dunia dunia modelling agar ke depan bisa terarah.

“Kenali dunia modeling dulu yang pastinya, sukai modeling, jadikan modeling sebagai hobi yang menyenangkan. Jangan lupa asah kemampuan diri dengan sekolah model ataupun otodidak, cari pengalaman dan teman melalui modeling, dan jalani dengan ikhlas dan senang hati,” tandas dia.

Ia menegaskan, untuk menjadi model baik dan santun harus menempuh karir dengan jalur yang baik dan tidak menempuh jalan pintas. Bagi dia, model yang menempuh jalan tidak sehat, belum bisa dikatakan model berkualitas.

“Itu model yang tidak berkualitas namanya, kalau model yang memiliki kualitas dan kemampuan diri yang baik, banyak kok fotografer yang bakalan nyari tak perlu melakukan hal yang negatif kayak gitu, jadi model sukses juga tak susah kok butuh proses , banyak godaan dan rintangannya juga,” beber dia.

Diakuinya, beberapa event pernah ia ikuti. Mulai dari event annivarsary Fast Photo Club pada tanggal 10 April 2016 di Tinjomoyo, kemudian event Kopdar Komunitas ZIFU Semarang di Maerokoco, dan juga Event Kopdar Fast Photo Club di Marina Beach Semarang.

Ia juga berbagi tips, agar sukses dalam menjalankan karir model dan tidak tertipu oleh oknum, maka harus tahu rekam jejak para pemegang kepentingan.

“Pastinya tahu kontak personnya, flayer harus ada, pengaturan jadwal harus jelas, sebelum event dilakukan harus DP fee lebih dulu,” tandas perempuan yang pernah menggondol Juara 2 Mini Bridge se Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2010 tersebut.

Sampai detik ini, prestasi demi prestasi terus ia ukir, salah satunya ia menyabet Juara The Best Catwalk lomba Pemilihan Putra Putri Maerokoco tahun 2016/2017. (Red-HJ99).


Berita terkait

Keren! Kepala SDN Patemon 02 Juara II Tingkat Kota Semarang dalam Program “1 Bulan 1 Buku”
Keren! Kepala SDN Patemon 02 Juara...
11 Desember 2025, 22:32:25
Dilantik PBNU Jadi Rektor INISNU, Inilah Biodata Hamidulloh Ibda
Dilantik PBNU Jadi Rektor INISNU, Inilah...
26 November 2025, 21:50:06
Lulus Dua Tahun Satu Bulan, Kepala SDN Gajahmungkur 03 Raih Doktor UNNES dengan IPK 4,00
Lulus Dua Tahun Satu Bulan, Kepala...
26 September 2025, 14:32:39
Indonesia Pasca Kwik Kian Gie
Indonesia Pasca Kwik Kian Gie
30 Juli 2025, 12:46:32