Melestarikan Budaya Purworejo
Laporan Harian Semarang
Rabu, 20 April 2016, 09:15:00 WIB
Rabu, 20 April 2016, 09:15:00 WIB
Oleh Akhmad Alwin Kamal
Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Jurusan Manajemen Dakwah asal Kabupaten Purworejo
Melayat orang meninggal merupakan aktivitas tolong menolong dalam peristiwa kematian yang terjadi bersifat spontan. Spontanitas masyarakat desa dalam hal ini sangat universal (menyeluruh). Tanpa diminta mereka langsung mendatangi tempat keluarga yang terkena musibah tersebut untuk memberikan bantuan yang bersifat spiritual maupun material. Solidaritas ini tidak sebatas membantu dan memberikan perhatian kepada keluarga yang terkena musibah, tetapi juga saat slametan untuk yang meninggal.
Tetangga dan saudara akan banyak terlibat dalam acara penyelenggaraan slametan tersebut. Jadi, dapat disimpulkan bahwa tolong menolong dalam peristiwa ini bersifat meringankan beban kesedihan keluarga yang ditinggalkan. Dalam kegiatan melayat orang meninggal ini mengandung nilai rasa solidaritas dan kekeluargaan yang tinggi.
Hal ini terlihat dari keinginan setiap warga masyarakat Kabupaten Purworejo untuk membantu tetangganya yang mengalami musibah dengan inisiatif sendiri tanpa adanya perintah dari seseorang. Selain itu, kegiatan melayat yang dilakukan masyarakat Purworejo ini tidak menuntut akan imbalan dari keluarga yang berduka tersebut. Mereka melakukannya dengan perasaan ikhlas.
Kerja-bakti merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk kepentingan bersama, misalnya gotong royong membersihkan lingkungan sekitar masjid ketika akan memperingati suatu hari tertentu dalam agama Islam maupun bergotong royong dalam membersihkan lapangan untuk mengadakan acara-acara tertentu sehingga keuntungan untuk merasakannya didapat secara bersama-sama, baik bagi warga bersangkutan maupun orang lain walaupun tidak turut serta dalam kerjabakti.
Adapun kerja bakti yang dilakukan adalah gotong royong membersihkan semak-semak belukar, membersihkan parit-parit di lingkungan sekitar masjid, maupun membersihkan makam pekuburan dan dijalankan oleh kaum bapak-bapak dan pemuda desa.
Kegiatan ini dilakukan rutin setiap tiga bulan sekali. Dengan adanya kegiatan kerja bakti ini setiap warga masyarakat dapat saling mempererat nilai kekeluargaan antar sesama warga karena mereka dapat bekerja sama membersihkan lingkungan sekitar desa.
Simak Berita Terbaru kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Beritasenayan.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029Vb6YBle1iUxbP8FEoT3I. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita terkait
Mohammad Hatta: Keheningan dan Kesetiaan
16 Juli 2026, 13:58:53
Robert Wolter Monginsidi: Lelaki Dengan Sorot...
6 Juli 2026, 13:37:01
Kini Demokrasi Liberal Menjadi Benteng Oligarki
4 Juli 2026, 17:18:05
Sjahrir, Di Antara Sunyi Sejarah Dan...
30 Juni 2026, 12:58:09
Saatnya Kini Reclaim The Markets
25 Juni 2026, 13:34:19
NduweGawe Hadirkan Solusi Undangan Online dan...
20 Juni 2026, 20:42:13
Berita Terbaru
Prabowo Bilang KDMP Ada, Fix Tak...
17 jam yang lalu
Saat Kedaulatan Ekopol Kita Rentan
3 hari yang lalu
Mohammad Hatta: Keheningan dan Kesetiaan
6 hari yang lalu
