Hilangnya Karomah Pedagang di Wonosobo Masih Misterius
Rabu, 10 Februari 2016, 07:22:00 WIB
![]() |
|
Lapak kaset milik Karomah yang berada di pasar bawah Rita, Selasa (9/2/2016).
|
Wonosobo, Harian Jateng – Kasus hilangnya Karomah, penjual di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah hingga kini masih menjadi misteri. Sebelum menghilang, Karomah warga asal Larangan, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo sempat curhat tentang cinta.
Karomah menceritakan, ada seseorang yang mencintainya, tetapi sudah memiliki istri dan anak. Hal itu diungkapkan teman dekat Karomah berinisial Rita, yang berdagang dekat lapak Karomah, Selasa (9/2/2016).
“Pernah curhat bahwa ada seseorang yang mencintainya, tetapi sudah memiliki istri dan anak. Akhirnya, saya menyarankan agar tidak usah dilanjutkan, mendingan cari yang lain saja,” ujar dia.
Akan tetapi, Karomah tidak pernah menceritakan, siapa yang mencintainya. Namun, hanya bercerita ada seseorang yang mencintainya saja.
“Waktu itu saya dengar ceritanya, saat memboncengnya. Dan tidak diceritakan nama orangnya, hanya saja ada yang mencintainya,”tuturnya.
Mereka juga meyakini jasad perempuan tanpa identitas yang ditemukan dibawah jembatan Kaliulir Dusun Madukoro, Desa Candimulyo, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo pada pukul 15.00 WIB Rabu (4/2/2016 ) adalah jasad Karomah. Sebab, dari ciri-ciri yang diberitakan, sesuai dengan apa yang dikenakan oleh Karomah.
“Kami yakin itu mbak Karomah, kami juga sudah takziah dan menyampaikan bela sungkawa ke keluarga. Agar mereka tetap tabah,” tutur dia.
Selama ini, para pedagang yang berdekatan merasa jika Karomah tak memiliki musuh. Karena, selama berdagang, sangat dekat dengan para pedagang. Selain itu, sosok Karomah juga dikenal dengan orang yang baik.
“Orangnya baik, karena selama 8 tahun kami berdagang berdekatan dan bersama, tidak pernah ada yang mencurigakan,”tuturnya.
Senada dengan penjaga wc di pasar bawah Subhi yang mengaku, merasa kaget dan sempat syok setelah mendengar bahwa jenazah yang ditemukan di bawah jembatan Madukoro diduga adalah Karomah. Karena, setiap harinya sering bertemu dan menyapa Karomah.
“Saya juga kaget, karena setiap shalat, sering ketemu Karomah. Saya juga sering berjanda karena sering shalat disini,”tuturnya.
Dikatakan dia, selama ini, sosok Karomah adalah sosok yang sangat baik. Dikenal dekat dengan sebagian pedagang di bawah Rita.
“Orangnya baik, mudah senyum dan juga suka saling menyapa,”terangnya.
Sebelum menghilang, Karomah sempat berpamitan akan pergi ke Kaliwiro. Namun, tidak diketahui pasti apa tujuannya.
“Sempat cerita mau ke Kaliwiro. Dan tidak diketahui apa tujuannya, setelah itu Karomah menghilang,” pungkas perempuan yang tidak mau disebutkan nama lengkapnya tersebut. (Red-HJ99/Foto: Jamil-Harian Jateng).
Berita terkait
Dorong Kemandirian Ekonomi Mahasiswa, HMI Cabang...
Mlaku Lampah “Jejak Rasa Dari Ladang”...
Malam Papringan Tedhak Rasa, Gala Papringan...
Tingkatkan Kepercayaan Diri Remaja Pasar Papringan,...
Golkar Jateng Bangga Lagu ‘MBG Mas...
Program Dokter Spesialis Keliling Layani Ribuan...
Berita Terbaru
Kita, Juni dan Pancasila
Mumpuni dan Visioner, Jateng Dukung Penuh...
