Perkuat Peran Pemuda, Jaladara Institut Gelar Pelatihan Anti Narkotika, Didukung Penuh Kesbangpol Jateng

Laporan Harian Semarang
Sabtu, 27 Juni 2026, 20:04:15 WIB
Perkuat Peran Pemuda, Jaladara Institut Gelar Pelatihan Anti Narkotika, Didukung Penuh Kesbangpol Jateng


Hariansemarang.id – Dalam rangka memperkuat peran serta masyarakat dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika, Jaladara Institut menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Satuan Tugas, Unit Kegiatan, dan Relawan Anti Narkotika Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Semarang pada Sabtu (27/06/2026) ini mendapatkan dukungan langsung dari Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Tengah, Bapak Harso Susilo, yang disalurkan melalui Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama, dan Organisasi Kemasyarakatan.

Mengusung semangat “Ngopeni Nglakoni Jateng” yang bermakna menjaga dan melaksanakan tanggung jawab bersama, kegiatan ini dihadiri oleh para peserta dari berbagai elemen masyarakat, tokoh pemuda, pengurus organisasi, dan penggerak komunitas yang tersebar di wilayah Jawa Tengah.

Dukungan resmi ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendorong sinergi dengan komponen masyarakat untuk menangani tantangan sosial yang krusial.

Perwakilan Jaladara Institut menegaskan penyalahgunaan narkotika bukan hanya masalah hukum, tetapi juga ancaman nyata bagi ketahanan sosial, masa depan generasi muda, dan kemajuan daerah.

Untuk itu, Jaladara Institut mengajak seluruh elemen masyarakat, satuan tugas, dan relawan untuk bersatu padu, bergandengan tangan mencegah penyebaran narkotika sejak dini. Jangan biarkan lingkungan kita menjadi tempat yang rentan terhadap bahaya ini.

“Dengan dukungan langsung dari Bapak Harso Susilo selaku Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah yang disalurkan melalui Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama, dan Organisasi Kemasyarakatan, kami ingin membekali para peserta dengan pengetahuan, keterampilan, serta strategi yang tepat agar mereka dapat menjadi garda terdepan yang andal di lingkungannya masing-masing. Mari kita jaga keluarga, jaga lingkungan, dan wujudkan Jawa Tengah yang benar-benar bersih dari narkotika,” tegas perwakilan Jaladara Institut.

Sementara itu, perwakilan dari Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama, dan Organisasi Kemasyarakatan menyampaikan apresiasi sekaligus menegaskan arahan pimpinan.

Kegiatan ini sejalan dengan perhatian dan dukungan penuh Bapak Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah, Harso Susilo, dalam menjaga ketahanan daerah.

“Sebagai bagian dari pelaksanaan tugas, kami terus mendorong dan mendukung program-program yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Kami berharap pelatihan ini melahirkan relawan dan penggerak yang kompeten, mampu menyebarkan edukasi yang benar, membangun deteksi dini, serta memperkuat jaringan kerja bersama demi terwujudnya Jawa Tengah yang bersih, aman, dan bebas dari bahaya narkotika,” ujarnya.

Materi yang disampaikan dalam pelatihan meliputi pemahaman mendalam mengenai jenis dan dampak narkotika bagi kesehatan serta kehidupan sosial, teknik penyuluhan yang komunikatif, cara mengenali gejala awal penyalahgunaan, mekanisme pelaporan yang aman dan terkoordinasi, serta penguatan peran organisasi kemasyarakatan dalam upaya pencegahan.

Para peserta juga berkomitmen untuk menerapkan ilmu yang didapat serta menyebarluaskan informasi dan nilai positif ke lingkungan tempat tinggal dan komunitasnya masing-masing.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan terbentuk jaringan satuan tugas dan relawan anti narkotika yang solid, terlatih, dan terkoordinasi dengan baik, sehingga upaya pencegahan dan pemberantasan bahaya narkotika di Provinsi Jawa Tengah dapat berjalan lebih merata, efektif, dan berkelanjutan.