Wali Kota Semarang Tutup Training Raya Akbar HMI Cabang Semarang serta Luncurkan Website Official hmisemarang.org dan Aplikasi DIGYAKA

Laporan Harian Semarang
Selasa, 07 Juli 2026, 08:38:34 WIB
Wali Kota Semarang Tutup Training Raya Akbar HMI Cabang Semarang serta Luncurkan Website Official hmisemarang.org dan Aplikasi DIGYAKA


Semarang – Wali Kota Semarang, Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti, S.S., M.M., secara simbolis menutup rangkaian Training Raya Akbar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Semarang 2026, sekaligus meluncurkan Official Website hmisemarang.org dan Aplikasi DIGYAKA (Digitalisasi Layanan Kader). Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, 5 Juli 2026, di Ruang Lokakrida Lantai 8 Balai Kota Semarang.

Training Raya Akbar 2026 mengusung tema besar “Reorientasi Gerakan HMI: Meneguhkan Kemandirian Ekonomi dan Profesionalisme Kader sebagai Jangkar Resiliensi Bangsa Menghadapi Badai Global”. Kegiatan ini diikuti oleh 150 kader dari berbagai jenjang pelatihan, yakni Latihan Kader II (LK2), Senior Course (SC), Latihan Khusus Kohati (LKK), Latihan Khusus Lembaga Ekonomi Mahasiswa Islam (LATSUS LEMI), dan Latihan Khusus Lembaga Pers Mahasiswa Islam (LATSUS LAPMI).

Dalam sambutannya, Agustina menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia sebagai investasi utama sebuah kota. Menurutnya, generasi muda memikul tanggung jawab besar sebagai penentu arah kota dan bangsa di masa depan.

“Bagi saya, investasi terbesar sebuah kota bukan hanya pembangunan fisik, tetapi pembangunan manusianya. Anak-anak muda harus menjadi pribadi yang adaptif, kreatif, dan mampu memimpin perubahan. Itulah bekal yang akan menentukan masa depan Semarang maupun Indonesia,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya peran manusia di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Menurutnya, secanggih apa pun teknologi, faktor manusia tetap menjadi penentu utama arah perubahan.

“Teknologi adalah alat yang diciptakan manusia. Sehebat apa pun teknologi, ia tidak memiliki jiwa dan rasa. Mengutip Bung Karno, Not the gun wins the war, but the man behind the gun. Bukan senjata yang memenangkan pertempuran, melainkan orang yang memegang senjata itu. Karena itu, yang harus terus kita siapkan adalah manusianya,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum HMI Cabang Semarang, M. Nabil Muallif, menyampaikan bahwa berakhirnya Training Raya Akbar bukan berarti berakhirnya proses perkaderan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai yang didapat kader selama training harus segera diterjemahkan ke dalam aksi nyata.

“Training ini adalah gerbang, bukan garis akhir. Usai training, para kader dituntut untuk segera turun mengabdi, baik di internal organisasi maupun di tengah masyarakat, membawa semangat reorientasi gerakan HMI menuju kemandirian ekonomi dan profesionalisme. Kami ingin memastikan setiap kader yang lulus dari training ini tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi benar-benar hadir memberi solusi atas persoalan riil yang dihadapi bangsa di tengah ketidakpastian global,” ujar Nabil.

Selain penutupan training, momentum ini juga dimanfaatkan untuk meluncurkan dua inovasi digital organisasi, yaitu Official Website hmisemarang.org dan Aplikasi DIGYAKA (Digitalisasi Layanan Kader). Ketua Bidang Komunikasi dan Digital HMI Cabang Semarang, Richal Fajril, menjelaskan bahwa kedua platform tersebut dirancang untuk mendukung transformasi digital organisasi.

“Official Website hmisemarang.org dan Aplikasi DIGYAKA (Digitalisasi Layanan Kader) merupakan program strategis Bidang Komunikasi dan Digital sebagai bentuk transformasi digital organisasi dalam mendukung reorientasi gerakan HMI menuju organisasi yang lebih adaptif, profesional, dan relevan dengan perkembangan zaman,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Umum HMI Cabang Semarang, M. Fikhar Azqeel, turut mengapresiasi langkah digitalisasi yang dilakukan organisasinya. Ia menilai kehadiran Website Official dan Aplikasi DIGYAKA menjadi bukti bahwa HMI Cabang Semarang serius berbenah dalam hal tata kelola dan pelayanan kader.

“Kami mengapresiasi lahirnya Website Official hmisemarang.org dan Aplikasi DIGYAKA ini. Digitalisasi layanan kader adalah keniscayaan di tengah tuntutan zaman. Ke depan, seluruh data dan pelayanan kader dapat diakses dengan lebih cepat, transparan, dan akuntabel,” ujar Fikhar.

Dengan penutupan Training Raya Akbar 2026 dan peluncuran dua platform digital ini, HMI Cabang Semarang menegaskan komitmennya untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman sekaligus mencetak kader-kader yang mandiri secara ekonomi dan profesional dalam menghadapi tantangan global.