Malam 1 Suro 1437, Jembatan Tugu Suharto Sampangan Semarang Ditutup

Laporan Harian Semarang
Selasa, 13 Oktober 2015, 07:52:00 WIB



Baliho pemberitahuan Tugu Suharto ditutup, Selasa (13/10).

Semarang, Harian Jateng – Dalam memperingati malam 1 Suro 1437 / 2015 M, Selasa (13/10/2015) malam nanti, jembatan Tugu Suharto Semarang akan ditutup pukul 16.00 WIB pada  Selasa (13/10/2015).

Peringatan 1 Muharrom 1437 H tersebut, memang agak menarik khusus bagi warga Semarang. Diperkirakan, penutupan kawasan jembatan Tugu Suharto yang berlokasi di Kelurahan Bendan Duwur, Kecamatan Gajahmunkur, Kota Semarang tersebut sampai malam hari sampai pukul 24.00 WIB.

Selama ini, Tugu Suharto dikenal sebagai Tugu Suharto Sampangan, padahal lokasinya adalah di kawasan Kelurahan Bendan Duwur, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang.

Hal ini dikarenakan akan adanya ritual tahunan, yaitu mandi di sungai suharto, ritual ini dilakukan oleh masyarakat setempat dan banyak juga dari berbagai daerah.

“Banyak juga dari luar daerah seperti Jakarta, surabaya, dan lainnya”, tutur ibu Kesi sebagai juru kunci Sungai Suharto, Selasa pagi (13/10/2015).

Tugu yang dibangun pada 30 September 1965 sampai 1 Oktober 1965. Tugu Suharto Sampangan Semarang memang terkenal dengan aroma mistik, terbukti adanya pertemuan arus sungai dengan suhu yang berbeda yaitu sungai Kreo dan sungai Ungaran, juga cerita mistik terkait jembatan yang menghubungkan antara Kecamatan Ngaliyan dan gajahmungkur. Jadi tak jarang banyak warga yang datang berkunjung pada 1 Suro 1437/2015M.

Masyarakat yang tinggal di sekitar sungai Suharto juga sangat antusias mempersiapkan segala keperluan untuk para pengunjung, seperti menyiapkan air bersih, membuat jembatan dari bambu untuk bisa menyebrang ke Tugu Suharto, membersikan sungai dan lain-lain. untuk itu penunjung yang datang dan ingin kumkum disungai dikenakan biaya Rp.2000 per orang.

“Pada pukul 16.00 WIB Banyak warga setempat yang berjualan disekitar sungai Suharto. Ritual tahunan yang bertempat di Kelurahan Bendan Duwur, Kecamatan Gajahmungkur ini biasanya ramai pengunjung pada pukul 18.30 WIB puncaknya pada pukul 24.00 WIB dan akan selesai pada pukul 03.00 WIB”, tutur penjual makanan di sekitar sungai Suharto. (Red-HJ44/Nurma Zuafa/Harian Jateng).