Pilkada Blora 2015 dan Bahaya Terorisme Disosialisasikan TNI Blora

Laporan Harian Semarang
Kamis, 15 Oktober 2015, 09:53:00 WIB



Suasana penyuluhan oleh Polres Blora, Kamis (15/10/2015).

Blora, Harian Jateng – Kodim 0721/Blora melakukan sosialisasi kepada warga Desa Karang Tengah, Kecamatan Ngawen (desa sasaran TMMD Reguler ke-95 Kodim Blora), Kabuapten Blora dengan mendapuk Polres Blora. Sosialisasi tersebut membahasa Pilkada Blora 2015 sampai dengan bahaya terorisme.

Baca juga: TNI dan Kemenag Blora Fatwakan Kerukunan Antar Umat Beragama

Petugas yang ditugaskan Polres Blora adalah Ipda Pol. Ashari Yuwono yang  KBO Intel Polres Blora. Dia mengemukakan,  keamanan adalah segala-galanya dan perlu diketahui yang namanya keamanaan adalah tanggungjawab bersama,  antara aparat dengan masyarakat.

Dijelaskan Ashari, keamanan dipengaruhi oleh banyak faktor, diantaranya  faktor ideologi,  politik, ekonomi, sosial, budaya, keamanan dan pertahanan. Sebagian masyarakat Indonesia saat ini telah kehilangan ideologi Pancasila, sehingga muncul keinginan untuk mencari ideologi alternatif.

Aparat dari Polres Blora itu mengingatkan, bahwa saat ini sedang menghadapi Pemilukada, serentak, termasuk di Blora. Hal itu dipastikan akan  ada konflik dimana  akan mempengaruhi stabilitas di daerah.

Terlepas dari itu, Ipda Ashari menyarankan, di tanggal  9 Desember 2015 nanti, supaya semua warga menggunakan hak pilihnya. Mengenai pilihanya siapa, itu hak pribadi masing-masing warga dan jangan mau jika ada pemaksaan.

Pada bagian lain, Ashari juga mengingatkan tentang bahaya narkoba. Untuk itu dia minta kepada para orang tua untuk mengawasai anak-anak supaya jangan sampai terkena pengaruh penggunaan narkoba.

Dia menambahkan, soal perlunya waspada terhadap terorisme. Dikataka, tidak ada teroris itu pejuang. Kalaupun dijuluki pejuang paling yang menjuluki adalah kelompoknya. Dicotohkan, pelaku Bom Bali yang oleh anggotanya akan disebut pejuang. Tetapi kalau di mata pemerintahan tidak pejuang. Karena melawan pemerintah, dengan mengataskan namakan agama dan lain-lain.

Terkaait terorisme, Ashari mengingatkan kepada orang tua untuk waspada, mengawasi anak-anaknya, jika ada aliran ISIS yang mengajak berjuang di tempat tertenu, supaya dicurigai dan dilaporkan kepada pihakberwajib.(Red-HJ44/Sudjono/Pendim Blora).


Berita terkait

Tak ada yang salah! memang Puan Maharani idola wanita Indonesia
Tak ada yang salah! memang Puan...
27 September 2022, 23:09:13
Tanda yang Merusak Niat Baik
Tanda yang Merusak Niat Baik
25 Juni 2022, 00:28:07
Mengenal Creative Piata
Mengenal Creative Piata
30 Mei 2022, 16:31:23