TNI dan Kemenag Blora Fatwakan Kerukunan Antar Umat Beragama

Laporan Harian Semarang
Kamis, 15 Oktober 2015, 09:44:00 WIB



Suasana penyuluhan agam oleh Kemenag Blora, Kamis (15/10).

Blora, Harian Jateng – Penyuluhan dalam kegiatan TMMD Reguler ke 95 di Desa Karang Tengah, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Jawa Tengah terus berjalan. Dengan menggandeng Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Blora, TNI Kodim Blora mengingatkan perlunya kerukunan antar umat beragama.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu proyek non fisik TMMD Reguler ke-95 Kodim Blora, di Desa Karang Tengah, Kecamatan Ngawen, Blora.

Petugas dari Kemenag Blora, Lasno yang Kepala KUA Kecamatan Ngawen mengemukakan, di Indonesia saat ini ada 6 agama. Adanya banyak agama tersebut, bukan berarti terpecah pecah, terkotak-kotak, melainkan justru menunjukkan kekuatan Indonesia di mata bangsa lain.

Menanggapi pertanyaan warga, yakni Haji Santoso, soal tradisi memperingati 1 Muharom, Lasno mengemukakan, selama ini tradisi dan budaya itu berbeda. Kenyataannya, kalau memperingati tahun baru Hijriyah sepi, tetapi kalau memperingati tahun baru lainnya, ramai.

Dikatakan, bagi umat Islam, 1 Muharram merupakan tahun baru. Yakni Hijrahnya Nabi Muhammad dari Mekkah ke Madinah dalam rangka menyelamatkan umatnya, hingga akhirnya 1 Muharom, ditetapkan sebagai tahun baru Hijriyah.

Sebagai umat Islam, Lasno berpesan tidak terjebak dengan tradisi yang bertentangan dengan aqidah atau keyakinan. Yang niatnya keyakinan mestinya jangan dikotori dengan hal-hal yang menjurus kemusrikan.

‘’Tradisi boleh tetapi jangan bertentangan dengan aqidah. Kondangan itu boleh, karena niatnya sodaqoh. Tetapi kalau kondangan harus mengada-adakan, itu yang perlu diluruskan,’’ kata Lasno.

Menyinggung soal toleransai, ditandaskan Lasno, saling menghormati antar umat beragama sangat penting dan harus dilakukan. Hal ini supaya tidak mudah dipecah belah oleh bangsa lain, jangan mudah untuk percaya dengan aliran baru.

‘’Ini harus waspada, kalau ada anak sekolah di luar kota, dan tiba-tiba berubah sikap perlu dicermati,’’ pungkasnya. (Red-HJ33/Sudjono/Pendim Blora).