APK Pilkada Wonosobo Baru Satu Hari Roboh

Laporan Harian Semarang
Sabtu, 24 Oktober 2015, 13:37:00 WIB



Alat Peraga Kampanye (APK) yang roboh.

Wonosobo, Harian Jateng – Baru dipasang satu hari, Alat Peraga Kampanye (APK) pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Wonosobo roboh. Ironisnya, kondisi APK yang roboh tersebut dibiarkan saja tanpa dibenahi atau diperbaiki agar tidak roboh.

Dari pantauan Harian Jateng, di Kalisuren, Desa Suren Gede, Kabupaten Wonosobo, APK pasangan cabup/cawabup Harjo dan Bin Eka roboh.

Bahkan tak terlihat satupun warga yang segera membenarkan APK yang roboh itu.

Warga setempat merasa enggan untuk membenarkannya, sebab pihak yang memasang bukan warga sekitar. Tidak heran jika warga apatis dengan kondisi APK tersebut

“Sudah dipasang mulai kemarin. Tetapi, setelah dipasang, APK langsung roboh,” tutur Kholiq, salah satu warga setempat di sela-sela melihat kondisi APK yang roboh, Kamis (23/10/2015).

Pihaknya dan warga sekitar, mengaku tidak berani untuk membenarkan APK yang roboh tersebut. Sebab, bukan petugas atau panitia pemilu. Apalagi, pihak yang memasang bukan warga asli di Desanya.

“Setahu saya dipasang langsung dari Kabupaten. Karena, pihak desa tidak ada yang memasangnya,” kata dia.

APK calon Bin Eka dan Harjo tersebut sontak memberikan kesan adanya pembiaran. Padahal, dengan robohnya APK tersebut maka  gambar paslon tak terlihat oleh warga yang melewatinya.

“Kasian kan, pasangan dua calon tidak kelihatan. Padahal, mereka kan sama-sama maju,” ungkap dia.

Dikatakannya, tidak hanya itu karena pemasangan peraga kampanye terkesan sembarangan. Pasalnya, peraga kampanye dua pasangan, yakni Mae dan Sumeh juga terlihat tak datar. Karena, terlihat lekungan ditengah baliho.

“Satunya roboh dan satunya lagi dipasang sembarangan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Panwaslu setempat juga menyayangkan adanya pemasangan APK secara asal-asalan. Pasalnya, ditemukan sebagian besar APK tidak dipasang dengan baik.

Untuk diketahui, pemasangan APK ditangani langsung oleh pihak ke tiga. Pihak ketiga menyepakati perjanjian dengan KPU untuk langsung memasang peraga kampanye ke desa-desa. Dengan titik lokasi yang sudah ditentukan di desa-desa di wilayah Wonosobo. (Red-HJ21/Foto: Jamil/Harian Jateng).


APK Pilkada Wonosobo Baru Satu Hari Roboh

Laporan Harian Semarang
Sabtu, 24 Oktober 2015, 13:37:00 WIB



Alat Peraga Kampanye (APK) yang roboh.

Wonosobo, Harian Jateng – Baru dipasang satu hari, Alat Peraga Kampanye (APK) pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Wonosobo roboh. Ironisnya, kondisi APK yang roboh tersebut dibiarkan saja tanpa dibenahi atau diperbaiki agar tidak roboh.

Dari pantauan Harian Jateng, di Kalisuren, Desa Suren Gede, Kabupaten Wonosobo, APK pasangan cabup/cawabup Harjo dan Bin Eka roboh.

Bahkan tak terlihat satupun warga yang segera membenarkan APK yang roboh itu.

Warga setempat merasa enggan untuk membenarkannya, sebab pihak yang memasang bukan warga sekitar. Tidak heran jika warga apatis dengan kondisi APK tersebut

“Sudah dipasang mulai kemarin. Tetapi, setelah dipasang, APK langsung roboh,” tutur Kholiq, salah satu warga setempat di sela-sela melihat kondisi APK yang roboh, Kamis (23/10/2015).

Pihaknya dan warga sekitar, mengaku tidak berani untuk membenarkan APK yang roboh tersebut. Sebab, bukan petugas atau panitia pemilu. Apalagi, pihak yang memasang bukan warga asli di Desanya.

“Setahu saya dipasang langsung dari Kabupaten. Karena, pihak desa tidak ada yang memasangnya,” kata dia.

APK calon Bin Eka dan Harjo tersebut sontak memberikan kesan adanya pembiaran. Padahal, dengan robohnya APK tersebut maka  gambar paslon tak terlihat oleh warga yang melewatinya.

“Kasian kan, pasangan dua calon tidak kelihatan. Padahal, mereka kan sama-sama maju,” ungkap dia.

Dikatakannya, tidak hanya itu karena pemasangan peraga kampanye terkesan sembarangan. Pasalnya, peraga kampanye dua pasangan, yakni Mae dan Sumeh juga terlihat tak datar. Karena, terlihat lekungan ditengah baliho.

“Satunya roboh dan satunya lagi dipasang sembarangan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Panwaslu setempat juga menyayangkan adanya pemasangan APK secara asal-asalan. Pasalnya, ditemukan sebagian besar APK tidak dipasang dengan baik.

Untuk diketahui, pemasangan APK ditangani langsung oleh pihak ke tiga. Pihak ketiga menyepakati perjanjian dengan KPU untuk langsung memasang peraga kampanye ke desa-desa. Dengan titik lokasi yang sudah ditentukan di desa-desa di wilayah Wonosobo. (Red-HJ21/Foto: Jamil/Harian Jateng).