Rebana di Pemalang Pecahkan Rekor MURI
Senin, 25 Januari 2016, 16:57:00 WIB
![]() |
| Piagam dari Rekor MURI |
Pemalang, Harian Jateng – Sabtu(23/1/2016) masih dalam rankaian HUT Pemalang Ke-441 tidak kurang dari 10.505 peserta penabuh rebana memadati alun-alun kabupaten Pemalang.
Tabuh rebana yang dipersiapkan untuk memecahkan rekor MURI dihadiri oleh Bupati Pemalang HM. Junaedi SH, MM didampingi Sekda Drs. Budhi Rahardjo, MM, Forkopimda dan SKPD kabupaten Pemalang.
Tabuh rebana masal dimulai pukul 15.00 dengan diawali dengan pemukulan bedug oleh Bupati Pemalang, sedangkan pesertanya adalah ibu-ibu Dharma Wanita, kelompok rebana, siswa SMP, SMA dan elemen lainnya.
Sebagai pioner tabuh rebana secara masal adalah satu group rebana yang yang ditempatkan di di atas panggung sedangkan masyarakat dan peserta lainnya mengikuti lagu yang dibawakan dengan menabuh rabana mereka membawakan 6 lagu faforit yaitu Assalamu’alaikum, Tibbil Qulub, Ya Rasulullah, Dhahanraddin, Padang Bulan dan Turi Putih.
Selesai pertunjukan tabuh rebana masal Aryani Siregar, mewakili Jaya Suprana Ketua MURI yang berhalangan hadir menyampaikan,” sebelum Kabupaten Pemalang pernah memeroleh penghargaan dari MURI dalam acara Ngebeg Bareng, Bakar Bandeng Bersama dan Kali ini satu hari menjelang HUT ke 441 kabupaten Pemalang dengan pagelaran rampak rebana tercatat 10.505 (sepuluh ribu lima ratus lima) peserta menabuh rebana juga berhasil memecahk rekor MURI juga, sehingga aksi tersebut akan di catat di Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan nomor urut Rekor ke 7.999,”paparnya.
Dan selanjutnya Piagam penghargaan diserahkan kepada Bupati Pemalang, Sekda Drs. Budhi Raharjo, dan dinas Pariwisata Sebagai Panitia Pendukung. (Red-HJ99/Joko Longkeyang)
Berita terkait
Intip Rahasia di Balik Durabilitas Galaxy...
Hasil Monitoring BNPT, Berikut Capaian Kinerja...
Khofifah Menghilang, Kiai Said Datang
Tak ada yang salah! memang Puan...
Tanda yang Merusak Niat Baik
Mengenal Creative Piata
Berita Terbaru
Kita, Juni dan Pancasila
Mumpuni dan Visioner, Jateng Dukung Penuh...
