Udinus Berikan Pelatihan Pengelolaan Tanah Wakaf
Laporan Harian Semarang
Jumat, 22 April 2016, 09:54:00 WIB
Jumat, 22 April 2016, 09:54:00 WIB
![]() |
| Suasana pelatihan manajemen |
Semarang, Harian Jateng – Menurut data dari Direktorat Pemberdayaan Wakaf Kementrian Agama Republik Indonesia pada 14 Maret 2014, jumlah data tanah wakaf di Indonesia sebanyak 435.395 lokasi. Namun hanya 66,2% yang telah bersertifikat. Aset tanah wakaf yang tidak dikelola dengan baik, akan menimbulkan banyak permasalahan.
Dari sinilah, Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) ingin ikut berperan serta untuk mencegah semakin peliknya permasalahan wakaf tersbeut. Di laboratorium komputer gedung D lantai 2 Udinus, Rabu (20/4/2016) dilaksanakan Pelatihan Wakaf Asset Management bekerjasama dengan Kementrian Agama Kota Semarang. Dengan penggunaan sistem informasi teknologi, pengelolaan tanah wakaf akan terkendali, dan dalam jangka panjang tidak ada lagi menguapnya tanah wakaf.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Udinus ini. Dengan adanya pelatihan Wakaf Asset Managemen ini, semoga pengelola tanah wakaf semakin akuntable dan valid dalam mengelola tanah wakaf yang tersebar di kota Semarang,” ungkap Drs. H. Moch Habib, MM selaku Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Semarang.
Ditugaskan dalam pelatihan ini, 50 orang pegawai Kementrian Agama Kota SemaranG. Yang terdiri dari 16 orang dari perwakilan KUA di tiap Kecamatan, 32 orang perwakilan Pejabat Pembuat Akta Ikrar Wakaf (PPAIW) / nadzir, serta 2 orang dari kantor Kemenag Penyelenggara Syariah Kota Semarang.
Para peserta pelatihan ini akan diajarkan cara mengidentifikasi tanah wakaf di Semarang dengan menggunakan sistem manajemen informasi yang telah dibangun oleh salah satu dosen Udinus, Amiq Fahmi, M.Kom. “Sistem manajemen informasi mengenai Wakaf Asset Management ini dibuat setelah kami menerima hibah penelitian dari Kemristek Dikti. Setelah sistemnya jadi, maka inilah wujud pengabdian kami pada masyarakat sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ungkap Amiq.
Dia juga menambahkan bahwa manfaat yang besar akan didapatkan Kemenag Kota Semarang saat menggunakan sistem manajemen informasi ini, karena akan menentukan strategi dan pengelolaan asset kota.
“Pada rencana jangka panjang, nantinya aplikasi ini akan dikembangkan jika ada kesepakatan dengan Kemenag Kota Semarang. Tentunya akan difasilitasi oleh Udinus,” tandas Amiq. (Red-HJ99/Agus).
Simak Berita Terbaru kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Beritasenayan.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029Vb6YBle1iUxbP8FEoT3I. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita terkait
Dorong Kemandirian Ekonomi Mahasiswa, HMI Cabang...
1 Juni 2026, 19:21:53
Mlaku Lampah “Jejak Rasa Dari Ladang”...
31 Mei 2026, 16:47:12
Malam Papringan Tedhak Rasa, Gala Papringan...
30 Mei 2026, 22:54:50
Tingkatkan Kepercayaan Diri Remaja Pasar Papringan,...
30 Mei 2026, 15:53:04
Golkar Jateng Bangga Lagu ‘MBG Mas...
26 Mei 2026, 20:21:33
Program Dokter Spesialis Keliling Layani Ribuan...
26 Mei 2026, 01:44:09
Berita Terbaru
Kita, Juni dan Pancasila
9 jam yang lalu
Mumpuni dan Visioner, Jateng Dukung Penuh...
12 jam yang lalu
Trajektori Ekonomi Pasar dan Krisis Kesejahteraan
4 hari yang lalu
