Dona Trisukma Astiko Putri, dari Duta HIV Jadi Model

Laporan Harian Semarang
Kamis, 30 Juni 2016, 01:39:00 WIB



Dona Trisukma Astiko Putri

Berawal dari menjadi Duta HIV, Dona Trisukma Astiko Putri justru ingin mengembangkan potensinya menjadi model. Tidak heran, perempuan ini justru menekuni dunia modelling yang ia awali sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Terjun di dunia modelling saat mengikuti Duta HIV. ada salah satu designer melirik, akhirnya dipanggil terus hingga sekarang. Saat itu masih SMP. Tertariknya ya karena pas dijalanin kok jadi suka. Gitu ceritanya,” beber Dona Trisukma Astiko Putri kepada Harianjateng.com, Kamis (30/6/2016).

Ia mengatakan, bahwa di modelling ia menekuni catwalk. “Fokus catwalk. Kalau foto model jarang,” ujar dia.

Sampai saat ini, perempuan kelahiran Bontang 13 Januari 1998  ini juga mengaku belum pernah melakukan foto nude art, meskipun saat ini sudah banyak para model menekuni dan terjun di nude art tersebut. “Tidak pernah. No comment tentang itu. Tapi pribadi, saya tidak akan pernah tertarik dengan nude art,” tegas dia.

Dijelaskan dia, ia sudah melakukan pemotretan baru di daerah kota. “Dulu awal masih mau ikut jadi catwalk, saking malunya untuk diganti baju, saya pernah masuk lemari,” imbuh dia.

Perempuan yang fokus menekuni dunia modelling ini mengaku pernah mendapatkan kejuaraan tingkat kota yaitu Juara 2 Bontang Expo Education. “Saya juga pernah mengikuti Fashion Show Ramadhan dan Juara 1 Tingkat Bontang, dan Juara 1 tingkat Bontang di Dayak Production,” jelas dia.

Ia juga menegaskan, bahwa peran model dalam mempromosikan objek wisata suatu daerah sangat penting. Kebanyakan, lanjut dia, modelling juga dipakai di ajang pemilihan Sophie Martin, Duta Wisata, Duta Anti Narkoba dan itu mendukung untuk mendapatkan lebih banyak point.

Bisa dengan mempromosikan lewat kain yang dibawa, lanjutnya, misalnya kain itu dari daerah mana, buatnya bagaimana, motifnya. “Dan hal itu berpengaruh kok. Dulu saya pernah fashion show saat ada menteri lingkungan hidup. Senang rasanya bisa membawakan sekaligus memperkenalkannya,” tandas dia.

Di akhir wawancara, kepada Harianjateng.com, perempuan ini juga membeberkan tips menjadi model sukses. “Tipsnya, harus pede dan yakin kepada diri kamu sendiri bahwa kamu bisa. Ada quote nih ‘Kita bisa karena kita berusaha, kita gagal karena kita hanya sekadar menghayal, jika kita yakin tentu tidak ada yang tidak mungkin,” papar dia.

Sampai detik ini, kata dia, kebanyakan masih konsep casual yang aku suka. “Harapannya bisa memperkenalkan dan terus mempromosikan Kota Bontang nggak hanya di kota, tapi di provinsi, nasional, dan internasional,” harap dia. (Red-HJ99/Foto: Dona).


Berita terkait

Keren! Kepala SDN Patemon 02 Juara II Tingkat Kota Semarang dalam Program “1 Bulan 1 Buku”
Keren! Kepala SDN Patemon 02 Juara...
11 Desember 2025, 22:32:25
Dilantik PBNU Jadi Rektor INISNU, Inilah Biodata Hamidulloh Ibda
Dilantik PBNU Jadi Rektor INISNU, Inilah...
26 November 2025, 21:50:06
Lulus Dua Tahun Satu Bulan, Kepala SDN Gajahmungkur 03 Raih Doktor UNNES dengan IPK 4,00
Lulus Dua Tahun Satu Bulan, Kepala...
26 September 2025, 14:32:39
Indonesia Pasca Kwik Kian Gie
Indonesia Pasca Kwik Kian Gie
30 Juli 2025, 12:46:32