Gelombang Protes Mengarah ke DPP Demokrat, KOMANDO Desak Evaluasi Menteri PU Dody Hanggodo

Laporan Harian Semarang
Jumat, 24 Juli 2026, 16:49:05 WIB
Gelombang Protes Mengarah ke DPP Demokrat, KOMANDO Desak Evaluasi Menteri PU Dody Hanggodo


Hariansemarang.id – Koalisi Mahasiswa Nasional Demokrasi (KOMANDO) memastikan akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPP Partai Demokrat sebagai bentuk protes terhadap dugaan persoalan tata kelola pemerintahan di Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Dalam aksi tersebut, massa akan menyampaikan lima tuntutan yang ditujukan kepada Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), agar segera mengevaluasi Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, yang merupakan kader Partai Demokrat.

Rencana aksi yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Juli 2026 itu disebut sebagai bentuk kontrol sosial yang dilakukan mahasiswa dalam mengawal penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas. KOMANDO menilai berbagai polemik yang berkembang di lingkungan Kementerian PU perlu mendapatkan perhatian serius dari partai pengusung maupun pemerintah.

Koordinator Lapangan (Korlap) KOMANDO, Arsan, menegaskan bahwa demonstrasi tersebut tidak dilandasi kepentingan politik tertentu, melainkan sebagai upaya mengingatkan seluruh pihak agar menjaga kepercayaan publik terhadap institusi negara.

“Kami datang bukan untuk mencari sensasi, tetapi untuk mengingatkan Partai Demokrat agar tidak menutup mata terhadap berbagai polemik yang berkembang. Jangan biarkan kader yang tidak berkualitas menduduki jabatan strategis, dan jangan lindungi kader yang tidak berintegritas. Kepentingan rakyat harus berada di atas kepentingan politik,” tegas Arsan.

Dalam aksi tersebut, KOMANDO membawa lima tuntutan utama, yaitu:
1. Mendesak audit menyeluruh terhadap rencana kunjungan kerja luar negeri Kementerian PU.
2. Menolak mutasi ASN yang dinilai tidak objektif dan meminta pemulihan sistem merit.
3. Mendesak DPP Partai Demokrat segera mengevaluasi Dody Hanggodo sebagai Menteri PU.
4. Meminta Presiden RI mengambil langkah tegas apabila terbukti terjadi pelanggaran etika maupun hukum.
5. Mendesak KPK RI mengusut dugaan konflik kepentingan dan penyalahgunaan fasilitas negara.

Menutup pernyataannya, Arsan berharap Ketua Umum Partai Demokrat dapat menunjukkan sikap kepemimpinan yang tegas dengan mengedepankan integritas partai di atas kepentingan individu.

“Kami berharap AHY menunjukkan kepemimpinan yang tegas. Partai Demokrat harus berani mengevaluasi kadernya sendiri jika dinilai telah mencederai kepercayaan publik. Integritas partai tidak boleh dikorbankan demi mempertahankan satu jabatan,” pungkas Arsan.


Berita terkait

Prabowo Bilang KDMP Ada, Fix Tak Ada Lagi Barang Langka, Petani Konsumen Dapat Banyak
Prabowo Bilang KDMP Ada, Fix Tak...
21 Juli 2026, 10:30:31
Gus Rozin Siap Maju Jadi Calon Ketum PBNU di Muktamar ke-35 NU
Gus Rozin Siap Maju Jadi Calon...
15 Juli 2026, 21:09:44