Murka Tokoh Lintas Agama Jawa Tengah soal Teror Air Keras ke Andrie Yunus, Ini 5 Tuntutan Keras!
Selasa, 17 Maret 2026, 07:59:39 WIB
Hariansemarang.id – Tokoh lintas agama Jawa Tengah sangat marah dengan terror air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.
Tokoh lintas agama Jawa Tengah murka dengan perilaku teror yang mengancam kebebasan berkespresi dan menciderai nilai demokrasi.
Dalam keterangan tertulisnya, tokoh lintas agama menyatakan, dari perspektif negara demokrasi, penyebaran teror seperti ini merupakan ancaman serius terhadap kelangsungan kehidupan demokrasi di Indonesia.
Demokrasi hanya dapat bertumbuh apabila warga negara memiliki kebebasan untuk bersuara menyampaikan pendapat, mengkritik kebijakan, dan memperjuangkan keadilan tanpa rasa takut.
Jika teror terhadap aktivis semacam ini dibiarkan, akan timbul efek ketakutan yang meluas dan mendorong orang untuk membungkam diri.
“Karena itu, pengusutan yang tuntas dan perlindungan terhadap para pembela hak asasi manusia menjadi sangat penting, bukan hanya demi keadilan bagi korban, tetapi juga demi menjaga kesehatan demokrasi dan keberanian warga untuk terus menyuarakan kebenaran di ruang publik,” demikian pernyataan sikap tokoh lintas agama dikutip Selasa (16/3/2026).
Dari perspektif agama dan kepercayaan mana pun, penyebaran teror seperti serangan pada Andrie Yunus ini terkutuk dan harus dikecam.
Setiap manusia harus diperlakukan dengan hormat dan welas asih. Tubuh manusia tidak boleh dirusak. Dengan sengaja merusak tubuh seseorang secara permanen adalah bentuk kejahatan yang sangat menentang ajaran Ilahi.
Selain itu, tokoh lintas agama Jawa Tengah menyatakan menyebarkan ketakutan, dengan niat membungkam sikap kritis pada penyalahgunaan kekuasaan, pada dasarnya bertentangan dengan amanat Tuhan agar kita menyuarakan kebenaran dan menegakkan keadilan.
5 tuntutan
Oleh karena itu, tokoh dan pegiat lintas agama dan kepercayaan di Jawa Tengah, menyadari bahwa intimidasi dan teror yang berniat menghancurkan kemanusiaan seperti ini tidak boleh dibiarkan. Terhadap peristiwa penyerangan dengan air keras yang dialami oleh saudara Andrie Yunus ini, menyatakan sikap sebagai berikut:
1. Kepada saudara Andrie Yunus, kami bersolidaritas pada yang saudara alami. Kami mendoakan semoga saudara Andrie lekas sehat dan pulih kembali secara fisik, lebih dari itu, semoga secara psikis, saudara Andrie tidak kehilangan semangat, justru berlipat ganda keberanian dan hikmatnya untuk terus menyuarakan kebenaran dan memperjuangkan kemanusiaan di Indonesia.
2. Kami mengecam keras kekejian pada saudara Andrie Yunus, dan tindak teror serta intimidasi apa pun terhadap orang-orang yang bersuara bagi kebenaran dan keadilan. Tindakan semacam ini sama sekali tidak memiliki tempat dalam nilai-nilai agama mana pun, bertentangan dengan ajaran kasih sayang dan penghormatan terhadap kehidupan manusia. Dalam peristiwa Andrie Yunus, tindakan ini bahkan menodai kesucian Ramadhan, ketika umat Muslim dipanggil untuk menahan diri dari kekerasan, membersihkan hati, dan memperbanyak amal kebajikan.
3. Kami mendesak Negara dan aparat untuk mengusut secara cepat, serius, transparan, dan tuntas peristiwa penyiraman air keras kepada Andrie Yunus, menangkap pelaku dan aktor intelektualnya, dan menegakkan hukum secara tegas dan akuntabel, sebagai bukti bahwa Negara melindungi setiap warga dari segala bentuk kekerasan dan teror, dan dengan demikian memberikan keadilan bagi korban, juga memulihkan kepercayaan dan rasa aman di tengah masyarakat.
4. Kami juga meminta Negara untuk menjamin agar Andrie Yunus bisa menjalani proses pemulihan yang menyeluruh, baik secara medis, psikologis, maupun sosial, sehingga dia dapat menjalani kehidupannya kembali dengan martabat yang utuh; sebab tanggung jawab Negara juga mencakup perlindungan dan pemulihan korban kekerasan, terlebih ketika tujuan kekerasan itu adalah untuk menebar teror di ruang publik, juga memberi keyakinan pada masyarakat bahwa Negara berpihak pada kemanusiaan dan keadilan.
5. Kami mengajak dan berharap semua tokoh dan umat beragama/kepercayaan agar tetap menyalakan keberanian bersuara bagi kebenaran dan keadilan, tidak tunduk terhadap segala bentuk teror dan kekerasan, serta saling jaga agar ruang publik tetap menjadi tempat yang aman untuk berdiri bagi moralitas, keluhuran budi, dan kemanusiaan. (*)
Berita terkait
Dorong Kemandirian Ekonomi Mahasiswa, HMI Cabang...
Mlaku Lampah “Jejak Rasa Dari Ladang”...
LP Ma’arif NU PWNU Jateng Siap...
Malam Papringan Tedhak Rasa, Gala Papringan...
Go Internasional, Guru Madrasah/Sekolah Ma’arif NU...
Tingkatkan Kepercayaan Diri Remaja Pasar Papringan,...
Berita Terbaru
Trajektori Ekonomi Pasar dan Krisis Kesejahteraan
Dorong Kemandirian Ekonomi Mahasiswa, HMI Cabang...