Ana Yuliyastutik, Kepincut Jadi Model Sukses
Rabu, 29 Juni 2016, 02:36:00 WIB
![]() |
| Ana Yuliyastutik |
Menekuni dunia modelling, bagi Ana Yuliyastutik memang berawal dari iseng. Namun seiring berjalannya waktu, Ana justru kepincut menjadi model sukses
“Terjun di dunia modeling sejak SMK kelas 1. awalnya sih cuma foto-foto iseng, lama-lama bisa pose dan tertarik menjadi model sukses,” beber dia kepada Harianjateng.com, Rabu (29/6/2016).
Ia mengatakan, sampai detik ini baru fokus menjadi model dulu. “Saya fokus jadi foto model dulu. Kalau sudah jalan, ya jadi artis ya bersyukur,” beber gadis asal Rejosari, Tersono, Kabupatan Batang tersebut.
Komitmen Tekuni Modelling
Dijelaskan Ana, bahwa sejak ia menekuni dunia modelling, susah melakukan pemotretan di sejumlah daerah. “Sudah dimana-mana di tempat wisata,” ujar dia.
Sampai saat ini, lanjut dia, fokus di modeling dan berusaha menjadi artis untuk membanggakan orang tua.
Ana juga mengakui, bahwa menjadi model sebenarnya sangat berat. “Saya menyadari bahwa jadi model menuntut persyaratan yg cukup berat. Punya tujuan yang harus dicapai apabila Anda ingin sukses dalam bidang model professional yang sedang digeluti,” beber dia.
Belajar dalam dunia model, lanjut dia, banyak yang harus dipelajari, tidak hanya belajar foto model professional yang baik saja,tetapi harus mengetahui yang berperan dalam karir kita.
“Ada beberapa bidang modeling yang wajib Anda pilih, model plus,model catwalk, model underwear, model seksi atau model iklan,” tandas dia.
Sampai detik ini, meskipun sudah banyak yang menggeluti foto nude art, namun perempuan cantik mengaku belum berminat foto nude. “Belum pernah foto nude/toples, karena itu bisa mencemarkan nama baik saya dan orang orang tua saya. Kalau untuk unsur seninya, kita perlu menjelaskan kepda masyarakat bahwa sudah tugasnya sebagai seorang model untuk foto nute art,” tegas perempuan kelahiran 10 Februari 1996 tersebut.
Untuk menjadi model sukses, dijelaskan Ana, harus berkerja dengan rasa percaya diri. “Ikut agen model, siapkan akting Anda, profesional dan berkerja keras, terbuka terhadap hal-hal baru,” beber perempuan yang sukses pemotretan dengan konsep religi di Masjid Agung Jawa Tengah tesebut.
Ia juga mengatakan, bahwa peran model untuk promosi wisata lewat dunia modeling sangat signifikan. Sebab, peran model dalam hal fotografi bisa mengenalkan budaya daerah dengan mengenalkan pakaian adat masing-masing daerah.
“Model bisa promosi wisata dengan efektif lewat fotografi apalagi didukung dengan dunia teknologi yang canggih,” ungkap perempuan yang pernah pemotretan dengan konsep berkebaya di Taman Maerakaca Semarang tersebut.
Di akhir wawancara, Ana mengatakan ingin menjadi model sukses. Harapan di tahun ini, lanjut dia, bisa menjadi model terkenal dan sukses. (Red-HJ99/Foto: Ana).
Berita terkait
Keren! Kepala SDN Patemon 02 Juara...
Kelahiran Blora, Dian Marta Wijayanti Jabat...
Dilantik PBNU Jadi Rektor INISNU, Inilah...
Lulus Dua Tahun Satu Bulan, Kepala...
Indonesia Pasca Kwik Kian Gie
Kembangkan REVIKA, Ini Sosok Miftachul Aziz...
Berita Terbaru
Trajektori Ekonomi Pasar dan Krisis Kesejahteraan
Dorong Kemandirian Ekonomi Mahasiswa, HMI Cabang...
