Kenapa Keset Kok Tulisannya Welcome, Asal Usule Oh Ternyata Gawe Penasaran
Senin, 27 Januari 2025, 10:23:15 WIB
Hariansemarang.id – Pernahkah kamu mencari cari tahu kenapa keset kok kebanyakan bertuliskan welcome. Sering kan kamu menemui keset itu bertuliskan welcome, apakah sampai kowe ngiro nek welcome itu adalah nama merek keset.
Nah ternyata nek dicari-cari, ternyata nggak ada merek keset dengan nama welcome. Terus piye asal usule keset kok mesti akeh sing tulisane welcome.
Nah ada beberapa logika nih, kenapa kok keset itu dilabeli welcome. Dalam platform quora.id, beberapa penulis mencoba mengungkap teori kenapa keset itu welcome tulisannya.
Pengguna quora dengan nama Pinesthi Mukti Rizky Wibowo menuliskan ya iyalah keset bertuliskan welcome, itu kan wujud ucapan selamat datang dari tuan rumah.
“Keset rumah itu posisinya paling depan, otomatis dengan menulis kata “welcome” si pemilik rumah mempersilahkan pengunjung untuk masuk rumah, itu salah satu bentuk hospitality dasar,” tulis Pinesthi.
Hal senada disampaikan pengguna quora.id, Hendra Susanto. Tulisan welcome jelas sebagai sambutan untuk membersihkan alas kaki seseorang sebelum masuk ke ruangan atau rumah. Menurutnya, kalau tidak bertuliskan welcome menjadi lucu juga. Nah kalau bertuliskan kata ‘selamat datang’ kok boros kata.
“Ya logikanya keset itu berada di luar rumah, gunanya buat membersihkan alas kaki sebelum masuk kedalam rumah. Dengan logika tersebut, sudah pasti orang yang menggunakan keset didepan pintu berniat masuk kedalam. Wajar dong kalau tulisannya “welcome”, bukan “good bye” atau “awas anjing galak”,” tulis Hendra.
Asal usul keset
Nah omong-omong asal usut keset, memang sejarahnya Panjang lho. Keset dalam Bahasa Inggris itu yakni doormat. Dikutip dari laman doormatguide, asal kata doormat muncul dari kata latin ‘doormata’ yang artinya penjaga pintu.

Kenapa keset kok tulisannya welcome. Foto Instagram @paint.on.mats
Sejarahnya, orang dahulu kala menggunakan rumput sampai kulit sebagai pelindung lantai. Cara ini dahulu tokcer nda kanggo menjaga lantai rumah tetap anget, tetap kering.
Nah jejak pertam kali pelindung lantai terlacak pada 25 ribu tahun lalu pada masa Paleolitik. Pada masa ini, keset dalam bentuk pelindung lantai ini menggunakan bahan kulit.
Selanjutnya pada 6.000 tahun lalu, ditemukan ada jejak tikat anyaman bambu yang dipakai untuk alas lantai di Kawasan Mesopotamia, Irak pada masa saat ini.
Dengan perkembangan zaman, keset yang dulunya pakai bahan tumbuhan maupun anyaman tumbuhan kini berganti dengan ragam material, bisa dari plastik, sampah kepala, metal sampai karet dan fiber sintetik.
Nah kuwi lho nda, soal keset kenapa kok welcome. Nah kalau kalian lur nek nduwe referensi soal asal usul keset welcome bisa ditambahkan di kolom komentar ya.
Berita terkait
Stand Saka Adhyasta Bawaslu Grobogan Ramai...
Kenapa si Bapak Hilang dari Khong...
Ora Mung Bahasa Inggris, Ponpes Bustanul...
Surat untuk Dirinya
Dear Masyarakat DKI Jakarta, LKBHMI Jaktim...
Semarak Pelatihan Aksi Calon Kader HMI...
Berita Terbaru
Trajektori Ekonomi Pasar dan Krisis Kesejahteraan
Dorong Kemandirian Ekonomi Mahasiswa, HMI Cabang...