Ujung Tahun Akhir Waktu

Laporan Harian Semarang
Rabu, 05 Januari 2022, 14:03:21 WIB
Ujung Tahun Akhir Waktu
Ilustrasi Ujung Tahun Akhir Waktu. Foto Cedric/Pexels



Sejak membeli Barcalona, kota sepakbola: Aku masih belum tahu sejak kapan waktu dibagi-bagi. Apa pula fungsinya. Seperti sekarang: ujung tahun. Dimulai dengan senyummu; masakanmu; cinta kasihmu; gerimis pagi; kolam renang yang tumpah. Lalu, makin kurasa dari waktu ke waktu si petruk makin gila. Kalasuba.

Apa yang akan terjadi jika waktu tak dibagi-bagi? Adakah agama dan negara masih berfungsi? Kasih. Aku ingat pernah menulis soal waktu. Judulnya: Tentang Waktu. Ya bukan tentang kamu apalagi tentang cintamu.

Tak ada kepurbaan dan keentahan masa depan tanpa mengabsenkan waktu. Ia menunjukkan drama terakurat untuk memberitahu siapa yang paling kita cintai; apa yang paling berharga; apa yang dituju; siapa terbenci; di mana kita dikhianati.

Waktu juga yang menunjukkan pada kita (yang waras) soal dunia itu apa. Soal hidup yang hanya senda gurau dan sandiwara. Soal asmara yang kering mengering lalu jatuh menghilang. Soal hasrat dan kesenangan yang pada akhirnya bukan subtansi. Soal takdir yang menipu. Soal ilusi, delusi dan realitas yang selalu berganti. Soal tuhan hantu dan hutan.

Waktu itu abadi. Berdiam memotret semua kejadian. Demi waktu, kukirim cintaku buatmu kekasihku. Walau kutahu, takdir terbaik adalah tidak mengenalmu. Dan, berikut kisah lainnya.

Tentang waktu hayalan. Kalau ditanya, “apa khayalanmu kini?” Aku akan menjawab bahwa kini sedang berkhayal menyempurnakan cita-cita Bung Karno dalam mendesain sebuah “Modern Maritime State Civic Nationalism” (Negara Kelautan Modern yang Berideologi Nasionalis Berkeadaban). Apa khayalan Anda, teman-temanku?

Berkhayal saja sudah sulit. Sebab, kita semua mengidap penyakit defisit kapasitas minus integritas. Penyakit paling akut di elite Indonesia. Tentu, kalian sudah tak mengerti. Kerinduan mengerutkan wajahku. Kangen menghancurkan jiwaku. Cinta menyabarkan hatiku untukmu semuanya. Untuk Indonesia.(*)

Yudhie Haryono


Berita terkait

Langkah Kecil Menuju Mimpi Besar
Langkah Kecil Menuju Mimpi Besar
7 Juli 2025, 23:08:20
Cahaya dari Jendela Kelas
Cahaya dari Jendela Kelas
30 Mei 2025, 00:14:06
Aku Kamu dan Paulo Coelho
Aku Kamu dan Paulo Coelho
25 Juli 2024, 10:53:24
Ludruk untuk TU
Ludruk untuk TU
16 Desember 2023, 18:51:07
Akhirnya Engkau Tak Menjelma
Akhirnya Engkau Tak Menjelma
4 Februari 2023, 20:42:25