Wah Buruh Indonesia Ngegas ke Amerika Serikat: Bebaskan Presiden Venzuela Nicolas Maduro! Ini Aksi Imperialis

Laporan Harian Semarang
Selasa, 06 Januari 2026, 14:18:56 WIB
Wah Buruh Indonesia Ngegas ke Amerika Serikat: Bebaskan Presiden Venzuela Nicolas Maduro! Ini Aksi Imperialis
Buruh Indonesia bela Presiden Venezuela, Nikolas Maduro



Hariansemarang.id – Sekelompok aliansi buruh Indonesia mengecam keras penculikan ilegal yang dilakukan oleh pemerintah Amerika Serikat kepada Presien Venezuela, Nikolas Maduro dan istrinya. Penculikan ilegal tersebut merupakan wujud tindakan imperialisme yang sangat nyata.

Buruh Indonesia yang tergabung dalam aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) menilai modus Amerika Serikat menculik Presiden Venezuela dengan dalih memerangi perdagangan narkoba hanyalah mengada-ada. Sebab niatan sesungguhnya Amerika Serikat di Venezuela yakni ingin mengendalikan kekayaan mineral dan energi negara tersebut.

“Penculikan ilegal ini, merupakan tindakan agresif yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan AS telah melanggar setiap prinsip dasar hukum dan praktik peradilan internasional,” tegasJuru Bicara Aliansi Gebrak, Sunarto, Selasa (6/2/2026).

Dalam keterangan tertulisnya, Sunarto mengatakan tindakan Amerika Serikat itu berpotensi membuka front perang baru di kancah global yang tidak stabil. Intervensi ini menegaskan fase kacau yang telah dimasuki agresi imperialis dengan konsekuensi yang tak terduga.

“Kelompok gerakan buruh di berbagai negara menyatakan mengutuk dan mengecam keras intervensi imperialis di Venezuela yang bertujuan untuk mengendalikan kekayaan mineral dan energi negara tersebut dalam kerangka antagonisme antar-imperialisme untuk dominasi,” ujar Sunarto yang merupakan Ketua Umum Konfederasi KASBI.

Sunarto menyatakan dukungan kelompok buruh pekerja Indonesia yang berorientasi perjuangan kelas dan militan, kepada Venezuela, yakni mengajak solidaritas internasionalis untuk mendukung hak yang tidak dapat dinegosiasikan dari rakyat untuk menentukan masa kini dan masa depan mereka sendiri secara bebas dan demokratis.

Dalam keterangannya, aliansi Gebrak menyatakan tuntutan pertama, mendesak Pemerintah Indonesia untuk menyatakan sikap menolak intervensi militer AS terhadap Venezuela;. Kedua, hentikan Embargo dan blokade ekonomi terhadap Venezuela. Ketiga, bebaskan Presiden Venezuela Nikolas Maduro dan istrinya; Keempat, stop perang imperialis yang mengorbankan rakyat kecil dan kelas pekerja di seluruh dunia. (*)