Foto Canggih Megah Gamsunoro, Kapal Indonesia yang Belum Bisa Lolos dari Selat Hormuz
Minggu, 29 Maret 2026, 15:18:41 WIB
Hariansemarang.id – Kapal Pertamina belum bisa melewati Selat Hormuz, Iran buntut dari penjagaan ketat dari pemerintah Iran. Pemerintah Iran hanya membolehkan lewat kapal-kapal negara yang dinilai sebagai negara sahabat saja.
Nah sampai saat ini kapal dari Indonesia, belum memperoleh izin melewati Selat Hormuz. Nah salah sijine kapal Indonesia sing durung bisa melewati selat penting itu adalah Kapal Gamsunoro yang dioperasikan Pertamina International Shipping (PIS).
Nah yuk lihat profil dan foto foto kapal Gamsunoro yang masih belum bisa melewati Selat Hormuz itu. Monggo lur simak selengkape.
Gamsunoro nama gunung megah
Nah dulur, ternyata nama kapal Gamsunoro iki diambil soko nama gunung megang di Indonesia timur lho, dari Gunung Gamsunoro.
Dikutip dari laman PIS, nama Gamsunoro ini terinspirasi dari megahnya Gunung Gamsunoro di timur Indonesia, yang menggambarkan simbol kejayaan industri maritim nasional di lautan global.
Gamsunoro memaknai semangat Pertamina mewujudkan misi tinggi dalam mengharumkan nama Indonesia sekaligus memajukan industry maritim nasional.
Kapal Gamsunoro ini merupakan kategori kapal crude oil tanker dengan ukuran large range milik PIS.

Kapal Pertamina International Shipping, Gamsunoro
23 awak
Kapal tanker Pertamina ini memuat dirty petroleum product dengan bobot 104.280 deadweight tonnage (DWT).
Panjang kapal Gamsunoro adalah 228,6 meter atau kurang lebih dua kali lebih dari Panjang lapangan sepak bola ya.
Rute kapal tanker ini adalah Uni Emirat ARab, Arab Saudi, Mesir, Spanyol, Swedia, Polandia, Belanda, Sudan, Italia, Turki, sampai Lithuania. Kapal yang dibuat pada 2014 ini diawaki oleh 23 kru.
Teknologi Gamsunoro
Teknologi kapal Gamsunoro ini ada lah. Kapal ini dilengkapi dengan energy saving devices, yang membantu meningkatkan efisiensi bahan bakar.
Selain itu, kapal ini menggunakan ballast water treatment system, untuk mengolah air ballast sehingga mencegah penyebaran spesies invasif.
Air ballast adalah sistem penting yang menjaga kapal tetap stabil saat tidak membawa muatan. Air laut dipompa ke tangki khusus di lambung kapal untuk menambah berat dan menurunkan pusat gravitasi agar kapal tetap seimbang di tengah ombak. Saat kapal kembali dengan muatan penuh, air ballast dikeluarkan lagi supaya tidak melewati batas garis muatan. Sederhana, tapi krusial untuk keselamatan pelayaran. (*)
Berita terkait
Tidak Ada Sisa Kuota Internet Hangus!...
Heboh Soal Langganan Video Conference 5,7...
Keterlambatan Pesawat Bisa Digugat di Pengadilan,...
Gerakan Herbal dan Rempah Nasional Dideklarasikan,...
Wah Pemerintah DPR Kompak Tegaskan MBG...
Prabowo Acungi Jempol BGN, Tegas Sikat...
Berita Terbaru
Trajektori Ekonomi Pasar dan Krisis Kesejahteraan
Dorong Kemandirian Ekonomi Mahasiswa, HMI Cabang...